Efek Domino Andrea Pirlo Ditolak, Paolo Maldini Siap Angkat Kaki dari Timnas Italia
JAKARTA, iNews.id – Paolo Maldini dikabarkan mempertimbangkan mundur dari jabatan direktur teknik Timnas Italia apabila Andrea Pirlo gagal ditunjuk sebagai pelatih Gli Azzurri. Kontroversi yang melibatkan Pirlo disebut memicu krisis baru di tubuh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Situasi di Timnas Italia berkembang sangat cepat dalam beberapa hari terakhir. Rencana yang sebelumnya telah disusun berpotensi berubah total setelah polemik mengenai hubungan Pirlo dengan perusahaan taruhan asal Rusia terus menjadi sorotan.
Maldini sebelumnya menerima tawaran menjadi direktur teknik Timnas Italia dengan syarat memiliki kewenangan besar dalam menentukan pelatih kepala. Posisi tersebut menjadi bagian dari proyek baru yang disiapkan FIGC untuk membangun kembali kekuatan Gli Azzurri.
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Pesta Gol dan Jadi Juara Grup, Mesir Vs Iran Berakhir Dramatis
Setelah Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola menolak kesempatan melatih Timnas Italia, Maldini langsung mengalihkan pilihan kepada Andrea Pirlo. Hubungan pertemanan yang telah terjalin sejak sama-sama membela AC Milan menjadi salah satu alasan kuat di balik keputusan tersebut.
Kontroversi Pirlo Ancam Posisi Paolo Maldini
Peluang Pirlo menangani Timnas Italia berubah menjadi polemik setelah terungkap dia berstatus global brand ambassador perusahaan taruhan Rusia, Fonbet. Kontroversi itu memicu gelombang kritik di Italia, bahkan disertai ancaman langkah hukum apabila Pirlo tetap ditunjuk sebagai pelatih Timnas Italia.
Laporan La Gazzetta dello Sport menyebut situasi tersebut dapat berdampak lebih luas. Apabila Pirlo gagal mendapatkan jabatan pelatih, Maldini disebut berpotensi mengambil langkah mundur karena menilai posisinya sebagai direktur teknik sudah tidak lagi memiliki kewenangan sesuai kesepakatan awal.
Laporan itu muncul tidak lama setelah Pirlo memberikan pernyataan terbuka terkait polemik yang menimpanya. Mantan gelandang Timnas Italia tersebut memberi isyarat kontroversi mengenai kerja samanya dengan perusahaan taruhan Rusia dijadikan "dalih" untuk menggagalkan pengangkatannya sebagai pelatih Timnas Italia.
Di sisi lain, Presiden FIGC Giovanni Malagò disebut sejak awal tidak terlalu antusias terhadap pencalonan Pirlo sebagai pelatih Gli Azzurri. Situasi tersebut semakin memperumit proses penunjukan pelatih baru Timnas Italia.
Maldini memiliki rekam jejak meninggalkan sebuah jabatan saat merasa tidak memiliki ruang untuk mengambil keputusan penting. Kondisi serupa juga pernah menjadi salah satu penyebab berakhirnya kerja sama dia dengan AC Milan.
Sementara itu, Leonardo dinilai memiliki pengalaman lebih panjang dalam peran manajemen sepak bola, termasuk saat bekerja di Paris Saint-Germain. Sebagai penasihat khusus, dia diperkirakan dapat berperan sebagai penengah agar seluruh pihak di Timnas Italia kembali menemukan kesepakatan dalam menentukan arah proyek baru Gli Azzurri.









