Kejagung Limpahkan Kasus Korupsi Tambang Samin Tan ke Kejari Jakpus
JAKARTA, iNews.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan tersangka dan barang bukti perkara dugaan korupsi penyimpangan dan pengelolaan tambang PT Asmin Koalindi Tuhup (AKT) di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna menjelaskan, ada empat tersangka yang dilimpahkan. Salah satu di antara tersangka Samin Tan selaku Beneficial Ownershhip PT AKT.
Sementara, tiga lainnya yaitu BJW selaku Direktur PT Asmin Koalindo Tuhup, Tersangka MJE selaku Pemilik dan Komisaris Utama PT Cordelia Bara Utama dan Tersangka HZ selaku General Manager PT OOWL Indonesia.
"Pelaksanaan Tahap II tersebut terkait dengan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah pada tahun 2016-2025," ujar Anang dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Adapun, keempatnya akan mendapatkan tambahan penahanan selama 20 hari terhitung sejak 23 Juli-11 Agustus 2026.
"Penahanan berdasarkan Surat Perintah Penahanan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (T-7) Tanggal 23 Juli 2026," tuturnya.
Kemudian, JPU pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat akan menyusun surat dakwaan terhadap para tersangka. Perkara ini akan didaftarkan, diperiksa dan diadili pada Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Jakarta Pusat.
"Tim Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat akan mempersiapkan surat dakwaan serta melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Jakarta Pusat," kata dia.









