Prediksi Starting XI Argentina di Piala Dunia 2030: Nico Paz Gantikan Lionel Messi
BUENOS AIRES, iNews.id – Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian setelah kegagalan Argentina mempertahankan gelar Piala Dunia 2026. Tangisan sang kapten usai kalah dari Spanyol memunculkan spekulasi besar mengenai masa depannya bersama Tim Tango maupun di dunia sepak bola.
Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 melalui babak perpanjangan waktu pada final yang digelar di MetLife Stadium, New York. Kekalahan tersebut mengakhiri harapan La Albiceleste mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada edisi 2022.
Messi tampil sepanjang turnamen sebagai pemimpin tim. Namun, di usia 39 tahun, dia gagal membawa Argentina kembali mengangkat trofi Piala Dunia.
Kekalahan itu memunculkan berbagai spekulasi. Salah satunya datang dari Matias Fondato, sosok yang pernah berada di Newell's Old Boys saat Messi pertama kali bergabung dengan klub masa kecilnya di Rosario.
Menurut Fondato, Messi masih mampu bersaing di level tertinggi. Namun keputusan untuk melanjutkan karier sepenuhnya berada di tangan sang pemain.
"Saya mendengar Finalissima mungkin akan dimainkan pada November atau Desember, kira-kira seperti itu. Harapan saya dia masih ada untuk pertandingan tersebut. Tetapi ya, keputusan itu sangat pribadi," kata Fondato dikutip dari TalkSport.
Fondato juga menilai Messi masih menunjukkan kualitasnya di panggung terbesar sepak bola dunia.
"Jika Anda bertanya kepada saya apakah saya masih melihat dia bermain, saya akan mengatakan dia sudah menunjukkan kepada semua orang kalau dia masih mampu tampil di panggung besar," ujarnya.
Meski begitu, dia merasa ada tanda-tanda Messi mulai lelah setelah perjalanan panjang bersama Argentina.
"Tetapi saya tidak tahu, itu akan menjadi keputusan pribadi. Dan Anda bisa melihat dia seperti sudah selesai dengan semuanya," kata dia.
Argentina Bersiap Menyambut Generasi Baru
Fondato juga menilai regenerasi di Timnas Argentina hampir tidak bisa dihindari. Menurut dia, sejumlah pemain senior kemungkinan tidak akan tampil pada Piala Dunia berikutnya.
"Mungkin ada situasi khusus untuk beberapa pemain, tetapi secara umum ada generasi muda yang mulai datang," ujarnya.
Dia mengungkapkan pelatih Lionel Scaloni juga sudah memberi sinyal perlunya penyegaran di dalam tim.
"Bahkan pelatih mengatakan kami membutuhkan semacam pembaruan dalam segala hal."
Fondato memperkirakan sekitar setengah dari skuad Argentina saat ini masih berada dalam usia ideal untuk tampil pada Piala Dunia 2030, sedangkan sisanya kemungkinan akan digantikan pemain muda.
Sejumlah nama mulai diproyeksikan menjadi tulang punggung baru La Albiceleste. Di posisi penjaga gawang terdapat Santiago Beltrán yang mulai mendapat kesempatan bersama tim nasional senior setelah tampil impresif bersama River Plate.
Di lini belakang, Argentina memiliki Agustin Giay dan Julio Soler yang dipandang sebagai penerus di sektor bek sayap. Sementara di jantung pertahanan, Aaron Anselmino diprediksi berkembang menjadi pemimpin lini belakang setelah menjalani masa peminjaman bersama Borussia Dortmund.
Untuk sektor tengah, Enzo Fernandez masih diperkirakan menjadi andalan pada Piala Dunia 2030. Dia berpotensi berduet dengan Valentin Barco, sedangkan Nico Paz digadang-gadang mengisi peran nomor 10 yang selama ini identik dengan Messi.
Di lini depan, Franco Mastantuono, Tomas Aranda, Thiago Almada, Julian Alvarez, hingga Lautaro Martinez menjadi deretan pemain yang diproyeksikan memimpin era baru Argentina. Persaingan di posisi penyerang utama diperkirakan akan mengerucut kepada Julian Alvarez dan Lautaro Martinez, sementara regenerasi skuad menjadi pekerjaan besar Lionel Scaloni setelah berakhirnya Piala Dunia 2026.
Prediksi Starting XI Timnas Argentina di Piala Dunia 2030
Santiago Beltran; Agustin Giay, Aaron Anselmino, Lisandro Martinez, Julio Soler; Enzo Fernandez, Nico Paz, Valentin Barco; Franco Mastantuono, Julian Alvarez, Tomas Aranda










