Jelang Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Ungkap Telepon dari Seskab Teddy

Jelang Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Ungkap Telepon dari Seskab Teddy

Terkini | inews | Rabu, 22 Juli 2026 - 14:33
share

JAKARTA, iNews.id – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono membenarkan kabar penunjukannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ia mengaku menerima informasi tersebut melalui sambungan telepon dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelang pelantikannya pada Rabu (22/7/2026).

Sudaryono mengatakan, Teddy menghubunginya untuk menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melantiknya sebagai Kepala BGN pada sore hari.

"Saya tadi ditelepon oleh Pak Teddy, untuk nanti sore ada pelantikan ya. Jadi betul (penunjukan Kepala BGN)," ujar Sudaryono saat ditemui di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Ia menambahkan, pengumuman resmi mengenai penunjukannya juga telah disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

"Pak Mensesneg juga sudah memberikan keterangan pers bahwa saya ditunjuk oleh Presiden untuk menggantikan Bu Nanik yang mengundurkan diri karena faktor kesehatan," katanya.

Sudaryono dipercaya memimpin BGN menggantikan Nanik S. Deyang yang memilih mundur dari jabatannya untuk fokus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.

Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan Presiden Prabowo menunjuk Sudaryono agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional. Menurutnya, lembaga tersebut memiliki tugas strategis yang tidak dapat ditunda.

"Presiden memutuskan pengganti Kepala BGN adalah Pak Sudaryono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan.

Prasetyo mengungkapkan pemerintah telah mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menetapkan Sudaryono sebagai Kepala BGN. Salah satu alasan utama adalah pengalaman Sudaryono yang telah mengikuti perencanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal.

Selain itu, tugasnya sebagai Wakil Menteri Pertanian dinilai sangat berkaitan dengan penyediaan bahan baku pangan serta pembangunan ekosistem pangan yang menjadi fondasi pelaksanaan Program MBG.

"Ada dinamika baru di mana Kepala BGN mengundurkan diri. Sekali lagi, bukan sesuatu yang mudah mencari pengganti," ujar Prasetyo.

Sebelumnya, Nanik S. Deyang mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun Facebook pribadi. Ia menyampaikan akan menjalani pengobatan jantung di luar negeri untuk mendapatkan second opinion atas kondisi kesehatannya.

"Dengan berat hati akhirnya saya pamit kepada Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Rencananya hari ini, Rabu (22/7), saya berangkat," tulis Nanik.

Ia juga menegaskan bahwa keputusannya berobat ke luar negeri bukan karena meragukan kualitas tenaga medis di Indonesia.

"Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tetapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan tempat yang akan saya tuju," ungkapnya.

Topik Menarik