Alwi Farhan Tersingkir dari China Open 2026, Angin dan Perubahan Lawan Jadi Biang Masalah

Alwi Farhan Tersingkir dari China Open 2026, Angin dan Perubahan Lawan Jadi Biang Masalah

Olahraga | inews | Rabu, 22 Juli 2026 - 11:47
share

CHANGZHOU, iNews.id – Alwi Farhan tersingkir dari China Open 2026 setelah gagal mengatasi permainan wakil India, Ayush Shetty, pada babak 32 besar tunggal putra. Alwi kalah melalui pertandingan tiga gim dengan skor 17-21, 21-5, dan 17-21.

Pertandingan tersebut berlangsung di Changzhou Olympic Sports Centre Xincheng Gymnasium, Changzhou, Rabu (22/7/2026). Alwi sempat menunjukkan kebangkitan luar biasa pada gim kedua, tetapi gagal mempertahankan momentum hingga akhir pertandingan.

Alwi menilai kondisi lapangan yang sangat berangin membuat pertandingan berjalan sulit. Situasi tersebut memengaruhi penerapan pola permainan yang sudah dia persiapkan sebelum bertanding.

“Kondisi lapangan di sini memang sangat berangin, jadi agak sulit untuk menerapkan pola permainan,” kata Alwi dalam keterangan PBSI.

Selain faktor lapangan, perubahan permainan Ayush juga membuat Alwi kesulitan. Pebulu tangkis India tersebut tampil dengan pendekatan berbeda, terutama saat memainkan bola-bola di area depan.

“Ayush berubah sangat banyak dari permainan depannya. Variasinya beberapa kali membuat saya tidak merasa nyaman,” ujar Alwi.


Alwi Gagal Manfaatkan Keunggulan di Gim Ketiga

Alwi sebenarnya memiliki peluang besar untuk mengambil kendali pada gim penentuan. Selepas interval gim ketiga, dia merasa berada dalam posisi menguntungkan dan sudah menyiapkan strategi untuk menekan lawan.

Namun, rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Ayush mampu kembali mengembangkan permainannya dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21-17.

“Di gim ketiga setelah interval saya sebenarnya punya keuntungan dan sudah disiapkan akan bermain seperti apa, tetapi memang tidak sesuai yang diinginkan,” ucap Alwi.

Kekalahan tersebut menjadi pelajaran bagi Alwi dalam menghadapi rangkaian turnamen secara beruntun. Dia menyadari pemulihan kondisi fisik, mental, dan pikiran harus dilakukan lebih cepat setelah mengeluarkan seluruh kemampuan pada turnamen sebelumnya.

“Pelajaran lagi hari ini, bagaimana ketika di turnamen pertama sudah habis-habisan, persiapan turnamen beruntun atau minggu keduanya harus bisa lebih baik lagi. Dari fisiknya, mentalnya, pikirannya harus cepat kembali dan cepat mengatur ulang fokus,” tuturnya.

Alwi tidak ingin terlalu lama larut dalam kegagalan di China Open 2026. Dia akan langsung mengalihkan perhatian menuju persiapan menghadapi Kejuaraan Dunia.

“Setelah ini saya akan langsung alihkan fokus ke depan untuk Kejuaraan Dunia,” kata Alwi.

Topik Menarik