Puluhan Warga Jombang Meninggal Dunia akibat Pneumonia selama Musim Kemarau

Puluhan Warga Jombang Meninggal Dunia akibat Pneumonia selama Musim Kemarau

Nasional | inews | Rabu, 22 Juli 2026 - 08:31
share

JOMBANG, iNews.id - Sebanyak 52 warga di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, meninggal dunia akibat pneumonia dalam enam setengah bulan terakhir. Musim kemarau disebut menjadi salah satu faktor yang memicu meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang dapat berkembang menjadi pneumonia.

Berdasarkan data RSUD Jombang, jumlah pasien pneumonia terus bertambah selama musim kemarau. Setiap hari, rumah sakit tersebut menerima dua hingga tiga pasien baru yang merupakan rujukan dari berbagai puskesmas di Kabupaten Jombang.

Direktur RSUD Jombang, dr. Puji Umbaran mengungkapkan bahwa sepanjang enam setengah bulan terakhir tercatat sebanyak 617 pasien pneumonia menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

"Memang di musim kemarau yang cukup terik ini kasus ISPA cukup tinggi sekali. Hampir setiap hari kami menerima 2-3 pasien. Jadi kalau kita akumulasi dalam satu bulan antara 75-80 pasien kiuta rawat," ujar Puji.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 52 pasien dinyatakan meninggal dunia. Menurut dr. Puji, angka kematian tersebut cukup mengkhawatirkan dan berpotensi terus bertambah apabila masyarakat tidak meningkatkan kewaspadaan.

"Dari Januari sampai Juli ini kita merawat 617 kasus dengan berbagai tingkatan. Ada 52 kasus yang meninggal dunia," ucapnya.

Dia menjelaskan, pneumonia merupakan infeksi atau peradangan pada paru-paru yang menyebabkan kantong udara terisi cairan. Penyakit ini umumnya diawali dengan ISPA dan lebih sering ditemukan saat musim kemarau.

Untuk menekan angka kasus, dr. Puji mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika cuaca terik, berangin, dan berdebu. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah ISPA yang dapat berkembang menjadi pneumonia.

Topik Menarik