AC Milan Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Kenang Malam Emas di Athena

AC Milan Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Kenang Malam Emas di Athena

Olahraga | inews | Selasa, 21 Juli 2026 - 15:10
share

MILAN, iNews.id – AC Milan resmi memperkenalkan jersey tandang musim 2026-2027 yang dirancang untuk mengenang 20 tahun kemenangan bersejarah di Athena.

Seragam terbaru tersebut diluncurkan bersama PUMA pada Selasa (21/7/2026) pagi waktu setempat. Desainnya sederhana, tetapi tetap menghadirkan kesan elegan melalui warna putih yang dipadukan dengan aksen emas.

Beberapa hari sebelum peluncuran, Milan sudah memberi petunjuk lewat video bertema Liga Champions. Slogan “Setelah Istanbul, selalu ada Athena” digunakan untuk menegaskan hubungan jersey ini dengan malam bersejarah di Yunani.

Kalimat tersebut merujuk pada perjalanan emosional Milan setelah kekalahan menyakitkan di Istanbul pada 2005. Dua tahun kemudian, Rossoneri bangkit dan mengalahkan Liverpool pada final Liga Champions 2007 di Athena.


Inzaghi Jadi Simbol Kebangkitan

Filippo Inzaghi menjadi wajah sekaligus pengisi suara kampanye jersey tandang tersebut. Dia merupakan tokoh utama kemenangan Milan pada final 2007 setelah mencetak dua gol penentu ke gawang Liverpool.

Sepanjang kariernya, Inzaghi dikenal sebagai sosok yang mewakili mentalitas Milan. Determinasi, ikatan emosional dengan klub, dan kemampuannya tampil di momen penting menjadi alasan dia dipilih untuk kampanye ini.

Jersey baru tersebut menggunakan aksen emas pada sejumlah bagian. Lambang klub dikelilingi karangan daun kemenangan, sedangkan bagian lengan dihiasi trim merah dan hitam.

Detail emas dan laurel di sekitar logo menggambarkan sejarah sukses Milan. Klub berjuluk Il Diavolo itu ingin membawa pesan jika kisah kejayaan mereka belum selesai ditulis.

Pada bagian dalam kerah versi autentik terdapat tulisan Yunani “Δύναμη Ψυχής” atau “Dýnami Psychís”. Kalimat tersebut memiliki arti “kekuatan jiwa” dan dilengkapi simbol sayap burung phoenix.

Chief Revenue Officer AC Milan, Maikel Oettle, mengatakan setiap bagian dari jersey tersebut mewakili identitas dan mentalitas klub yang sudah terbentuk selama lebih dari satu abad.

“Setiap elemen pada jersey ini menggambarkan identitas dan mentalitas yang telah mendefinisikan klub ini selama lebih dari satu abad,” kata Oettle, dikutip dari laman resmi klub.

Dia menilai warna putih memiliki hubungan kuat dengan perjalanan AC Milan di panggung dunia. Mengenakan warna tersebut berarti melanjutkan kisah yang masih terus berkembang.

“Putih adalah warna yang telah membawa identitas itu ke panggung dunia selama beberapa generasi. Mengenakannya hari ini berarti melanjutkan sebuah cerita yang masih terus ditulis,” ujarnya.

“Ini berarti menjadi bagian dari sesuatu yang menghubungkan mereka yang mengalami malam-malam terbesar kami dengan mereka yang mewarisi warisan tersebut,” lanjut Oettle.


Teknologi Ringan dan Material Daur Ulang

Vice President Teamsport PUMA, Dominique Gauthier, menyebut kisah yang dibawa jersey tersebut sebagai salah satu cerita terkuat dalam sepak bola Eropa.

“Kisah yang disampaikan jersey ini merupakan salah satu yang paling kuat dalam sepak bola Eropa. Klub ini selalu menemukan cara untuk bangkit ketika momen terpenting tiba dan kami ingin seragam ini membawa semangat tersebut ke masa depan,” kata Gauthier.

Dia menjelaskan setiap simbol pada jersey memiliki alasan khusus. Sayap phoenix, karangan laurel, dan tulisan Yunani dipilih untuk menghormati kemampuan AC Milan dalam bangkit.

“Sayap phoenix, laurel, dan tulisan itu, setiap elemen memiliki alasan. Kami bangga menciptakan sesuatu yang menghormati apa yang telah dibuktikan mampu dilakukan klub ini,” tuturnya.

Versi autentik jersey menggunakan bahan ULTRAWEAVE dari PUMA. Material tersebut sangat ringan dan dirancang untuk memberi keleluasaan bergerak kepada pemain.

Teknologi dryCELL dan ThermoAdapt juga digunakan untuk membantu mengelola keringat serta mengatur suhu tubuh selama pertandingan.

Sementara itu, versi replika membawa desain yang sama untuk digunakan di tribune maupun dalam aktivitas sehari-hari. Jersey tersebut dibuat memakai teknologi RE dengan komposisi 95 persen poliester daur ulang yang berasal dari limbah tekstil.

Topik Menarik