Viral Jambret Bawa Celurit Beraksi di Rasuna Said Jaksel, Satu Pelaku Ditangkap

Viral Jambret Bawa Celurit Beraksi di Rasuna Said Jaksel, Satu Pelaku Ditangkap

Terkini | inews | Minggu, 19 Juli 2026 - 21:26
share

JAKARTA, iNews.id - Dua orang pelaku jambret yang membawa senjata tajam jenis celurit ditangkap petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (19/7/2026). Satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri sambil membawa ponsel milik korban.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu, mengatakan peristiwa itu bermula saat warga berteriak meminta pertolongan setelah terjadi aksi penjambretan. Saat itu, empat personel Dishub sedang bertugas tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Kronologinya warga ada yang teriak jambret, pelaku melarikan diri dengan sepeda motor karna lalu lintas di sekitar sedang padat, pelaku terjatuh dari motor pelaku berjumlah 2 orang yang satu melarikan diri dan yang satu tertangkap,” kata Bernad saat dihubungi.

Menurut Bernad, kedua pelaku menggunakan sepeda motor saat beraksi. Ketika berusaha kabur, kemacetan di kawasan Rasuna Said membuat motor yang mereka kendarai terjatuh sehingga salah seorang pelaku berhasil diamankan petugas Dishub bersama warga.

Pelaku yang tertangkap kemudian diserahkan ke Polsek Setiabudi untuk menjalani proses hukum. Polisi kini masih memburu pelaku lain yang berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Pelaku dibawa ke Polsek Setiabudi,” ucapnya.

Dari tangan pelaku, petugas menyita satu bilah senjata tajam jenis celurit serta tiga unit telepon genggam. Polisi menduga tiga ponsel tersebut merupakan hasil tindak kejahatan yang dilakukan sebelumnya.

“Pelaku berjumlah 2 orang, salah satu nya membawa sajam berupa clurit dan barang bukti berupa satu buah clurit dan 3 handphone,” tutur Bernad.

Korban dalam aksi penjambretan tersebut merupakan seorang perempuan. Ponsel miliknya dibawa kabur oleh pelaku yang berhasil melarikan diri. Sementara tiga telepon genggam yang ditemukan saat penangkapan diduga bukan milik korban dalam kejadian tersebut.

“Korbannya perempuan. Diperiksa sudah ada 3 HP. HP ibunya dibawa pelaku yang kabur. Itu 3 HP infonya hasil sebelumnya,” tutup Bernad.

Topik Menarik