Ogah Ciut Nyali! Fajar/Fikri Siap Tampil Habis-habisan Lawan Ranking 1 Dunia
TOKYO, iNews.id – Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bertekad menampilkan performa terbaik saat menghadapi pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, pada final Japan Open 2026. Duel perebutan gelar itu akan berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Minggu (19/7/2026).
Fajar/Fikri melangkah ke partai puncak setelah melewati pertandingan sengit di semifinal. Wakil Indonesia itu menyingkirkan pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dengan skor 21-14, 19-21, dan 21-18.
Kemenangan tersebut menjaga peluang Fajar/Fikri meraih gelar kedua sejak dipasangkan. Namun, tantangan lebih berat sudah menanti di final karena mereka akan berhadapan dengan unggulan pertama turnamen.
Fajar mengakui laga melawan Kim/Seo tidak akan berlangsung mudah. Meski demikian, dia dan Fikri justru menjadikan pertandingan tersebut sebagai tolok ukur hasil latihan yang telah dijalani selama ini.
Hasil Pelita Jaya vs Bogor Hornbills di Game I Final IBL 2026: Tuan Rumah Comeback Dramatis!
"Kami sudah ditunggu Kim/Seo di final, sudah lama kami tidak berjumpa mereka, terakhir di French Open tahun lalu. Kami pengen mengukur bagaimana latihan kami selama ini untuk menghadapi pasangan nomor 1 dunia," kata Fajar dalam keterangannya.
Fokus Pulihkan Kondisi Demi Raih Gelar
Fajar mengatakan pertandingan semifinal menguras banyak tenaga. Karena itu, fokus utama tim saat ini adalah memulihkan kondisi fisik agar dapat tampil maksimal di laga penentuan.
Dia menegaskan kelelahan bukan alasan untuk menurunkan performa saat tampil di final. Persiapan pemulihan menjadi prioritas agar bisa bertanding dalam kondisi terbaik.
"Kami mau menyiapkan, recovery sebaik mungkin untuk malam ini karena memang melelahkan hari ini tapi itu bukan jadi alasan untuk laga. Semoga besok kami bisa fit dan bisa fresh untuk bisa memenangkan pertandingan," kata Fajar.
Di sisi lain, Muhammad Shohibul Fikri mengaku bersyukur bisa membawa Indonesia melangkah ke final. Dia menilai kemenangan atas pasangan Jepang diraih melalui perjuangan yang tidak mudah.
Menurut Fikri, fokus sepanjang pertandingan menjadi faktor utama yang membawa mereka melewati tekanan, baik saat unggul maupun tertinggal dalam perolehan poin.
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
"Dengan kesulitan yang ada, kami tetap mencoba fokus baik saat unggul maupun tertinggal. Dengan bantuan dan saling memberi dukungan antara partner juga pelatih membuat kami bisa tampil lebih percaya diri, lebih rileks," katanya.
Final Japan Open 2026 menjadi kesempatan besar bagi Fajar/Fikri untuk mengakhiri penantian gelar sekaligus membuktikan kemampuan mereka saat menghadapi pasangan ganda putra terbaik dunia. Dengan modal kemenangan dramatis di semifinal, wakil Indonesia itu bertekad memberikan perlawanan terbaik demi membawa pulang gelar juara.










