Paus Terdampar di Pantai Perancak Jembrana, Warga Berjibaku Evakuasi Dorong ke Laut

Paus Terdampar di Pantai Perancak Jembrana, Warga Berjibaku Evakuasi Dorong ke Laut

Nasional | inews | Selasa, 14 Juli 2026 - 13:17
share

JEMBRANA, iNews.id – Seekor paus terdampar di Pantai Perancak, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (14/7/2026) siang. Warga berusaha menyelamatkan mamalia laut tersebut dengan mendorongnya kembali ke tengah laut tanpa menggunakan peralatan khusus.

Kemunculan paus itu menarik perhatian nelayan dan warga sekitar. Mereka langsung mendatangi lokasi dan bergotong royong mendorong tubuh paus yang terdampar di bibir pantai.

Upaya penyelamatan berlangsung cukup sulit. Ukuran tubuh paus yang besar membuat warga kesulitan memindahkannya hanya dengan tenaga manusia.

Kondisi air laut yang mulai surut turut menghambat proses evakuasi. Tubuh paus semakin sulit digerakkan karena berada di kawasan pantai yang dangkal.

Seorang nelayan I Nengah Padma mengatakan, paus tersebut sebelumnya terlihat berenang di sekitar tepi Pantai Perancak. Nelayan sempat berusaha menghalau dan mengarahkan paus agar kembali menuju perairan yang lebih dalam. Namun, upaya tersebut belum berhasil. Paus akhirnya terdampar di pantai sekitar pukul 11.00 WITA.

Kemudian warga berupaya mendorong paus menuju laut. Namun, kondisi air yang surut membuat proses penyelamatan tidak berjalan mudah.

"Ikannya terdampar jam 11.00 tadi, kami sudah upaya mendorong ke laut tapi tidak bisa," ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Hingga Selasa siang, warga masih berada di lokasi dan terus berupaya menyelamatkan paus tersebut. Mereka berharap air laut kembali naik sehingga mamalia itu lebih mudah didorong ke perairan dalam.

Belum diketahui jenis, panjang maupun berat paus yang terdampar. Kondisi kesehatan mamalia laut tersebut juga belum dapat dipastikan.

Warga berharap petugas terkait segera datang membawa peralatan yang diperlukan agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman. Penanganan cepat dibutuhkan agar paus tidak terlalu lama berada di daratan.

Topik Menarik