PRJ 2026 Ditutup, Pengunjung 6,1 Juta Orang dan Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun

PRJ 2026 Ditutup, Pengunjung 6,1 Juta Orang dan Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun

Terkini | inews | Minggu, 12 Juli 2026 - 22:42
share

JAKARTA, iNews.id - Penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 resmi ditutup pada, Minggu (12/7/2026) setelah digelar selama 32 hari dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta. PRJ tampak diserbu oleh masyarakat yang datang dari berbagai wilayah hingga malam hari. 

Ada yang berburu jajanan ringan dengan tas-tas berbentuk unik, mencari makanan viral, hingga menonton konser yang merupakan bagian dari rangkaian acara tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menjelaskan, nilai transaksi yang tercatat selama 32 hari penyelenggaraan PRJ 2026 menembus angka Rp8,2 triliun. 

Rano menyebut, PRJ bukan sekedar ajang pameran, namun mendukung pertumbuhan UMKM, industri kreatif untuk menggerakan roda perekonomian kota.

"Alhamdulillah antusiasme masyarakat Jakarta dan bahkan dari luar Jakarta sangat tinggi. Terlihat pada penyelenggaraan tahun ini, Jakarta Fair dikunjungi lebih dari 6 juta pengunjung. Transaksi menembus lebih dari Rp8 triliun," ucap Rano dalam closing ceremony Jakarta Fair 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (12/7/2026). 

Rano berharap, gelaran Pekan Raya Jakarta tahun depan akan hadir lebih besar, lebih meriah, lebih inovatif dan memberikan manfaat ekonomi yang semakin besar bagi masyarakat.

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai salah satu kado terbaik untuk menyambut 500 tahun kota Jakarta, sekaligus mendukung pertumbuhan Jakarta sebagai kota global," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Panitia Jakarta Fair 2026 Hartati Murdaya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemprov DKI Jakarta dalam gelaran PRJ 2026. 

"Total pengunjung Jakarta Fair 6,1 juta, dan transaksi penjual dan pembeli mencapai Rp8,2 triliun," kata Hartati.

Sebagai informasi, tahun ini PRJ 2026 dimulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Jumlah peserta pameran mengalami peningkatan menjadi 2.800 peserta dan 1.800 stand/tenant dengan komposisi 55 persen sektor swasta dan 45 persen sektor UMKM.

Para peserta memamerkan berbagai produk unggulannya dari berbagai sektor industri.

Mulai dari industri otomotif (mobil dan sepeda motor), gadget, komputer, alat olahraga, fashion and garment, perlengkapan rumah tangga, furniture, barang-barang elektronik, kuliner, industri kreatif, kerajinan tangan, herbal dan medicine, perbankan, produk jasa, kosmetik, dan lain-lain.

Topik Menarik