Veda Ega Punya Misi Khusus di Moto3 Jerman 2026, Balapan Ini Dipersembahkan untuk Zen Mitani
SACHSENRING, iNews.id - Veda Ega Pratama menatap Moto3 Jerman 2026 dengan semangat berlipat setelah membawa misi khusus untuk rekan setimnya di Honda Team Asia, Zen Mitani, yang sedang menjalani pemulihan cedera.
Seri ke-11 Moto3 2026 di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, Jerman, pada 10-12 Juli akan menjadi balapan terakhir sebelum para pembalap memasuki jeda paruh musim. Kesempatan itu ingin dimanfaatkan Veda untuk mengakhiri paruh pertama musim dengan hasil positif.
Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut datang ke Jerman dengan motivasi tinggi setelah gagal memaksimalkan peluang pada seri sebelumnya di Sirkuit Assen, Belanda. Padahal, dia merasa memiliki kecepatan yang cukup untuk bersaing di kelompok terdepan.
"Saya senang bisa kembali membalap setelah Assen. Tentu saja, hasil di sana sangat mengecewakan karena kami sebenarnya memiliki kecepatan untuk bertarung di barisan depan," kata Veda, dikutip dari rilis resmi Honda Team Asia, Kamis (9/7/2026).
Hasil 32 Besar Australia Open 2026: Alwi Farhan Lolos ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir!
Meski pulang dari Assen tanpa hasil sesuai harapan, pembalap bernomor motor 9 tersebut mengaku tetap membawa modal penting untuk menghadapi balapan berikutnya.
"Namun, saya juga memetik banyak rasa percaya diri dari performa yang kami tunjukkan sepanjang akhir pekan lalu," ujar dia.
Veda Jadi Tumpuan Honda Team Asia di Sachsenring
Moto3 Jerman kali ini menghadirkan tantangan berbeda bagi Veda. Dia akan menjadi satu-satunya pembalap Honda Team Asia yang turun di Sachsenring setelah Zen Mitani harus menepi akibat cedera yang dialami usai kecelakaan di Assen.
Kondisi tersebut membuat Veda memiliki motivasi tambahan untuk memberikan hasil terbaik kepada tim sekaligus sebagai bentuk dukungan untuk rekannya yang sedang menjalani pemulihan.
"Saya ingin mendedikasikan akhir pekan ini untuk Zen. Saya berharap dia mendapatkan pemulihan yang baik dan bisa segera kembali ke lintasan. Saya akan melakukan yang terbaik untuk meraih hasil yang baik bagi seluruh tim," tegas juara Asia Talent Cup 2023 tersebut.
Sachsenring Jadi Ujian Besar Sekaligus Peluang
Sachsenring dikenal sebagai salah satu lintasan paling menantang dalam kalender MotoGP. Sirkuit sepanjang 3,67 kilometer tersebut memiliki sepuluh tikungan ke kiri dan karakter naik-turun yang menuntut konsentrasi tinggi dari setiap pembalap.
Beruntung bagi Veda, lintasan itu bukan tempat yang sepenuhnya asing. Sebelum promosi ke Kejuaraan Dunia Moto3, dia sudah pernah membalap di Sachsenring sehingga memiliki gambaran mengenai karakter trek tersebut.
"Sachsenring adalah sirkuit yang saya nikmati. Treknya sangat teknikal dan berbeda dari banyak lintasan lainnya, jadi ini akan menjadi tantangan bagus lainnya," kata Veda.
Pembalap muda Indonesia itu pun memasang target realistis untuk membangun akhir pekan yang kompetitif sejak sesi latihan pertama hingga balapan utama.
"Target saya adalah terus berkembang, bekerja sama dengan baik bersama tim sejak sesi pertama, dan membangun akhir pekan balap yang kuat," pungkasnya.









