Ismael Saibari Masih Absen Kontra Prancis, Maroko Tetap Pede

Ismael Saibari Masih Absen Kontra Prancis, Maroko Tetap Pede

Olahraga | inews | Kamis, 9 Juli 2026 - 15:45
share

FOXBOROUGH, iNews.id – Timnas Maroko belum bisa memainkan Ismael Saibari saat menghadapi Prancis pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB. Penyerang andalan Singa Atlas tersebut masih belum pulih dari cedera hamstring yang dialaminya pada pertandingan sebelumnya.

Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi memastikan Saibari belum berada dalam kondisi siap untuk tampil menghadapi Prancis. Namun, dia berharap cedera tersebut tidak membuat perjalanan Saibari di turnamen berakhir lebih cepat.

"Dia belum siap, tetapi saya berharap ini bukan akhir turnamennya," ujar Ouahbi dalam konferensi pers, dikutip dari Reuters.

Absennya Saibari menjadi pukulan bagi Maroko yang sedang menjalani perjalanan bersejarah di Piala Dunia 2026. Pemain tersebut menjadi salah satu sosok penting dalam keberhasilan Singa Atlas melaju hingga babak delapan besar.

Saibari tampil konsisten sejak fase grup dengan mencetak gol dalam tiga pertandingan awal Maroko. Dia juga menjadi penentu saat Maroko mengalahkan Belanda melalui adu penalti pada babak 32 besar.

Dalam pertandingan tersebut, Saibari mencetak penalti penentu yang membawa Maroko melanjutkan langkah ke fase berikutnya. Perannya di lini depan membuat absennya dia menjadi perhatian besar jelang duel melawan Timnas Prancis.


Maroko Tetap Percaya Diri Hadapi Prancis

Meski kehilangan Saibari, Mohamed Ouahbi menegaskan Maroko tidak akan mengubah pendekatan secara drastis saat menghadapi Prancis. Dia menyebut timnya sudah memiliki identitas permainan yang jelas.

"Kami tidak akan memiliki kejutan dalam persiapan pertandingan. Saya tidak menyembunyikan apa pun. Saya bukan seseorang yang menyukai kejutan, dan kalian yang sudah menganalisis pertandingan kami tahu kami memiliki gagasan jelas tentang cara bermain," kata Ouahbi.

Maroko akan menghadapi Prancis dalam laga yang mengulang semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, langkah Singa Atlas dihentikan Les Bleus setelah kalah 0-2.

Namun, Ouahbi menilai pertemuan kali ini memiliki cerita berbeda. Dia melihat kedua tim sudah berkembang dan datang dengan kekuatan yang lebih baik dibandingkan empat tahun lalu.

"Setiap pertandingan berbeda, memiliki konteks dan sejarahnya sendiri. Pertandingan ini tidak akan sama seperti pada 2022," ujar Ouahbi.

Menurut dia, Maroko dan Prancis sama-sama mengalami perkembangan positif sebagai negara yang memiliki sistem sepak bola kuat.

"Sekarang kami memiliki tim yang berbeda. Kami akan menghadapi tim Prancis yang berbeda dari empat tahun lalu. Kedua tim menjadi lebih baik, dan itu wajar karena kami adalah dua federasi dan dua negara yang bekerja dengan sangat baik," tambahnya.


Target Maroko Bukan Sekadar Perempat Final

Ouahbi juga menolak anggapan jika keberhasilan Maroko mencapai perempat final sudah menjadi pencapaian akhir. Dia menegaskan target utama timnya adalah memenangkan Piala Dunia.

"Kami akan melakukan evaluasi pada akhir turnamen. Kami tidak akan mendengarkan orang yang mengatakan, 'Apa yang sudah kalian lakukan sampai sekarang sudah luar biasa'," ujar Ouahbi.

"Prancis mungkin menjadi favorit, tetapi kami akan melakukan segala kemungkinan untuk menang. Berada di tahap ini bukanlah bonus. Bonusnya adalah memenangkan Piala Dunia," lanjutnya.

Maroko kini bersiap menghadapi tantangan besar melawan Prancis dengan kondisi skuad yang tidak ideal. Kehilangan Saibari menjadi ujian bagi kedalaman tim, tetapi Singa Atlas tetap membawa ambisi besar untuk melanjutkan kejutan mereka di panggung sepak bola dunia.

Topik Menarik