Gagal Cium Trofi Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Menangis di Pelukan Lamine Yamal

Gagal Cium Trofi Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Menangis di Pelukan Lamine Yamal

Olahraga | inews | Selasa, 7 Juli 2026 - 04:49
share

DALLAS, iNews.id – Cristiano Ronaldo menangis usai Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026, momen emosional yang menandai akhir perjalanannya di panggung terbesar sepak bola dunia. Kekalahan tipis 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar di Stadion Dallas, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB, menjadi penutup pahit bagi sang megabintang.

Portugal harus mengakui keunggulan Spanyol lewat gol dramatis Mikel Merino pada menit ke-90+1. Gol telat itu mematahkan harapan Selecao das Quinas dan sekaligus memastikan langkah Timnas Spanyol ke perempat final Piala Dunia 2026.

Kekalahan ini membuat Cristiano Ronaldo resmi menutup karier Piala Dunianya tanpa satu pun trofi. Di usia 41 tahun, dia memastikan edisi 2026 menjadi turnamen terakhir yang dia ikuti bersama Timnas Portugal.

Air Mata CR7 dan Sportivitas Yamal

Sepanjang kariernya, Ronaldo tampil di enam edisi Piala Dunia. Momen terdekatnya dengan gelar terjadi pada Piala Dunia 2006 di Jerman, saat Portugal menembus semifinal sebelum tumbang 0-1 dari Prancis. Pada laga perebutan tempat ketiga, Portugal kembali kalah 1-3 dari Jerman.

Rekor pahit turut menyertai perjalanan Ronaldo. Dia mencatat delapan kekalahan di Piala Dunia, menyamai catatan Mathew Leckie, Son Heung-min, Antonio Carbajal, dan Hong Myung-bo. Statistik ini mempertegas kerasnya panggung Piala Dunia bagi pemain sekaliber dirinya.

Tak heran air mata Ronaldo tumpah saat peluit panjang dibunyikan. Mantan bintang Real Madrid dan Manchester United itu terlihat terpukul, menyadari satu bab besar kariernya resmi tertutup.

Di tengah duka tersebut, hadir momen sportivitas yang menyentuh. Wonderkid Spanyol Lamine Yamal menghampiri Ronaldo, memberikan semangat, lalu memeluknya dengan hangat. Sikap ini menjadi sorotan, menegaskan respek lintas generasi di panggung dunia.

Spanyol melangkah mantap ke perempat final Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi pemenang laga Belgia kontra tuan rumah Amerika Serikat. La Furia Roja tampil sebagai kandidat kuat juara, melanjutkan performa impresif tanpa kekalahan.

Tim asuhan Luis de la Fuente itu juga mencatat rekor pertahanan sempurna. Spanyol bermain imbang 0-0 melawan Cape Verde, menang 4-0 atas Arab Saudi, menaklukkan Uruguay 1-0, membantai Austria 3-0, dan terakhir menyingkirkan Portugal 1-0 tanpa kebobolan satu gol pun.

Topik Menarik