Cristiano Ronaldo Umumkan Pengakuan Mengejutkan jelang Portugal Vs Spanyol
LOS ANGELES, iNews.id – Cristiano Ronaldo memastikan Piala Dunia 2026 menjadi edisi terakhir dalam karier internasionalnya. Pengumuman besar itu dia sampaikan dalam konferensi pers jelang laga babak 16 besar antara Portugal kontra Spanyol, pernyataan yang langsung mengguncang dunia sepak bola.
Ronaldo, pemilik rekor gol internasional terbanyak sepanjang sejarah, menegaskan tekad menikmati turnamen ini hingga detik terakhir. Dia menyebut Piala Dunia 2026 sebagai panggung pamungkas bersama Selecao das Quinas setelah lebih dari dua dekade membela negaranya.
Piala Dunia 2026 juga menjadi turnamen penuh rekor bagi Cristiano Ronaldo. Pada usia 41 tahun, dia mencatat 146 gol dari 232 penampilan sejak debut internasional pada Agustus 2003 saat Portugal menang 1-0 atas Kazakhstan.
Pada edisi kali ini, Ronaldo kembali menorehkan sejarah. Dia menjadi pemain tertua yang mencetak gol di fase gugur Piala Dunia, memecahkan rekor milik mantan rekan setimnya Pepe yang sebelumnya mencetak gol pada usia 39 tahun sembilan bulan saat melawan Kroasia.
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
Ronaldo juga menegaskan status unik sebagai pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda. Gol fase grup ke gawang Uzbekistan melengkapi catatan golnya pada edisi 2010, 2014, 2018, dan 2022.
Pengakuan Terbuka Ronaldo di Hadapan Media
Berbicara dalam konferensi pers jelang laga melawan Spanyol, Ronaldo berkata, “Saya ingin menikmatinya sebanyak mungkin, karena ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya," kata Ronaldo dikutip dari Sport Bible.
Dia menambahkan, “Namun saya berharap besok bukan laga terakhir saya di Piala Dunia.”
Lebih awal, Ronaldo juga menegaskan komitmen totalnya selama ini.
“Saya akan berhenti saat saya memilih. Kalian selalu bertanya pertanyaan yang sama: apakah ini yang terakhir? Kita lihat nanti. Saya tidak ingin menarik perhatian ke arah itu, hal terpenting bermain baik besok,” ucapnya.
Dia melanjutkan, “Saya jujur sepenuhnya, terlepas dari apa yang terjadi besok, Cristiano akan pergi dengan hati yang tenang. Saya sudah memberikan semua yang saya bisa untuk sepak bola. Ini soal passion. Saya bermain untuk tim nasional dan saya mencintai sepak bola.”
Ronaldo juga menegaskan dia tidak ingin membebani diri dengan tekanan berlebihan. “Terlepas dari apa yang terjadi besok, saya tidak akan menekan diri sendiri untuk harus menang. Di kompetisi besar seperti Piala Dunia, setiap pertandingan harus dinikmati,” katanya.
“Saya rasa performa saya tidak buruk. Saya mencetak tiga gol, pemain lain mungkin lebih baik, tetapi saya tidak tampil buruk.”
Isyarat perpisahan Ronaldo sebelumnya juga datang dari sang kakak, Katia Aveiro. Dia menyebut turnamen ini sebagai “the last dance” adiknya bersama tim nasional.
“Nikmati selama masih ada. Ini akan segera berakhir. Informasi yang saya punya dari sumber tepercaya, ini tarian terakhirnya,” ujar Katia.
“Nikmati sungguh-sungguh karena akan sulit menemukan sosok setelah 200 gol bersama tim nasional Portugal.”
Usai laga sebelumnya, Ronaldo menegaskan masa depannya bukan hal terpenting saat ini. Dia memilih fokus penuh ke pertandingan dan berjanji membicarakan kelanjutan kariernya di lain waktu.










