Marc Marquez di Jalur Sejarah MotoGP, Targetkan Rekor Agostini dan Rossi
MADRID, iNews.id – Marc Marquez masih berada di jalur sejarah MotoGP setelah menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun bersama Ducati Lenovo yang membuat peluangnya mengejar rekor legenda dunia tetap terbuka.
Kesepakatan ini menjaga Marquez tetap kompetitif di kelas utama dan memberi ruang baginya untuk memburu catatan prestasi milik Giacomo Agostini serta Valentino Rossi.
Dengan situasi tersebut, Marquez kini hanya terpaut satu gelar dari rekor delapan gelar kelas premier milik Agostini dan masih berpeluang mendekati 89 kemenangan milik Rossi.
Fokus Marquez: Menikmati Akhir Karier Tanpa Kehilangan Ambisi
Marquez menegaskan tujuan utamanya bukan hanya soal rekor, tetapi juga menikmati sisa kariernya di dunia balap MotoGP.
Dia menyebut banyak atlet mengalami tekanan besar di fase akhir karier akibat cedera dan hasil yang tidak stabil.
“Ambisi terbesar saya adalah menikmati passion saya di tahun-tahun terakhir karier saya,” ujar Marquez, dikutip dari Crash.
Dia juga menyoroti kondisi mental dan fisik yang sering menjadi tantangan bagi pebalap senior.
“Kadang atlet mengakhiri karier dengan tidak lagi menikmati olahraga mereka. Biasanya di akhir karier, mereka mengalami cedera, tekanan, dan hasil yang buruk,” lanjutnya.
Tetap Kompetitif di Level Tertinggi
Meski ingin menikmati perjalanan kariernya, Marquez menegaskan dirinya tidak akan menurunkan standar kompetisi.
Dia tetap ingin bersaing di level tertinggi MotoGP dan memaksimalkan peluang di setiap musim.
“Saya ingin menikmati tahun-tahun terakhir karier saya, dan itu akan menjadi target utama,” kata dia.
Dia juga membuka kemungkinan bahwa kontrak bersama Ducati ini belum tentu menjadi yang terakhir dalam karier profesionalnya.
“Saya tidak tahu apakah ini akan menjadi kontrak terakhir atau tidak, tapi saya ingin mengingat akhir karier saya dengan cara yang baik,” ujarnya.
Peluang Rekor Masih Terbuka
Secara matematis, Marquez memang sudah tidak bisa mengejar rekor kemenangan Valentino Rossi dalam satu musim berjalan.
Namun peluang untuk menyamai rekor delapan gelar dunia milik Giacomo Agostini masih terbuka lebar.
Premier Padel Italia 2026 Masuk Babak Penentuan, Nonton Perempat Final hingga Final di VISION+
Hal ini membuat Marquez tetap berada dalam radar sejarah MotoGP meski sempat mengalami awal musim yang penuh tantangan.
Bangkit dari Cedera dan Kembali Bersaing
Perjalanan Marquez musim ini sempat terganggu setelah menjalani operasi lanjutan pada bahu usai balapan di Le Mans.
Namun dia berhasil bangkit dan kembali memperkecil jarak poin menjadi hanya 42 angka dari pemimpin klasemen Jorge Martin.
Kini Marquez bersiap menghadapi MotoGP Jerman dengan peluang kembali menekan persaingan di papan atas klasemen.









