Kontribusi Ekonomi Jakarta ke PDB Nasional Naik Jadi 16,67 Persen, Pramono: Fondasi Semakin Kuat

Kontribusi Ekonomi Jakarta ke PDB Nasional Naik Jadi 16,67 Persen, Pramono: Fondasi Semakin Kuat

Terkini | inews | Minggu, 5 Juli 2026 - 02:15
share

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melaporkan capaian ekonomi Jakarta yang terus menunjukkan tren positif. Pada kuartal I 2026, ekonomi Jakarta tumbuh 5,59 persen dengan kontribusi 16,67 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. 

Tidak hanya itu, Jakarta juga menyumbang sekitar 38 persen transaksi QRIS nasional dan didukung oleh 422.261 pelaku UMKM.

"Data tersebut menunjukkan fondasi ekonomi Jakarta semakin kuat. Kami akan terus mendorong inovasi dan digitalisasi agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat," kata Pramono saat membuka puncak Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (4/7/2026). 

Pramono menambahkan, untuk memperkuat daya saing UMKM, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mengembangkan program JakPreneur melalui peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pembiayaan, perluasan pasar, dan digitalisasi.

"Kami ingin memastikan setiap pelaku UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Dengan dukungan yang berkelanjutan, UMKM Jakarta diharapkan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional," tuturnya.

Politisi PDIP itu mengatakan, JKF menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global.

"JKF menjadi platform kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, Bank Indonesia, OJK, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat dalam satu ekosistem ekonomi kreatif," ujarnya.

Dia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta terus mempercepat transformasi menuju jajaran 50 kota global pada 2030. Untuk mencapai target tersebut, pembangunan ekonomi tidak lagi hanya bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa, tetapi juga diperkuat melalui ekonomi kreatif, sektor sports and lifestyle, serta industri Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE).

"Ketiga sektor ini memiliki potensi besar untuk menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat nasional maupun global. Pemprov DKI Jakarta akan terus memberikan dukungan agar seluruh potensi tersebut berkembang secara optimal," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta mengapresiasi sinergi Bank Indonesia dan Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat kontribusi Jakarta terhadap perekonomian nasional.

"Penyelenggaraan Jakarta Kreatif Festival 2026 membuktikan bahwa pengembangan UMKM dan percepatan digitalisasi sistem pembayaran dapat berjalan beriringan untuk mendorong sektor riil serta meningkatkan produktivitas ekonomi Jakarta. Melalui Jakarta Kreatif Festival, Bank Indonesia akan terus mendorong lahirnya inovasi, memperkuat ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif, serta meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk lokal dan sistem pembayaran nasional," ujar Filianingsih.

Mengusung tema A Creative Movement for a Sustainable Global City, festival yang berlangsung pada 4–5 Juli 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta.

Topik Menarik