Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Terkini | inews | Kamis, 2 Juli 2026 - 12:50
share

KIEV, iNews.id - Militer Rusia melancarkan serangan besar-besaran ke Ibu Kota Kiev, Ukraina, sejak Rabu malam hingga Kamis (1-2/7/2026) dini hari. Serangkaian ledakan disertai kebakaran terjadi di beberapa lokasi kota pusat pemerintahan tersebut.

Serangan brutal Rusia itu terjadi beberapa jam setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkap data intelijen bahwa Rusia segera melancarakan serangan.

Rusia meluncurkan rudal balistik dan drone ke Ukraina, merusak dan membakar banyak gedung tempat tinggal.

Menteri Dalam Negeri Ukraina Ihor Klymenko mengatakan serangan itu menewaskan 11 orang di Kiev serta menghancurkan sedikitnya 20 bangunan tempat tinggal.

Sementara itu, Tymur Tkachenko, kepala otoritas militer Kiev, mengatakan 54 orang luka, termasuk dua anak-anak. Kerusakan juga tercatat di 30 lokasi di seluruh kota, terutama bangunan tempat tinggal dan infrastruktur sipil.

Sebelumnya Tkachenko mengatakan, serangan menargetkan sekitar 40 lokasi. Sementara itu Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengatakan di Telegram, 34 orang luka.

“Kiev diserang oleh rudal balistik dan UAV (drone),” tulis Klitschko.

Klitschko melanjutkan, salah satu serangan menghancurkan bangunan sembilan lantai, membuat banyak orang terjebak di dalamnya.

Sementara itu foto dan video yang dirilis Reuters menunjukkan, api membakar bangunan yang runtuh. Sementara tim SAR menyisir tumpukan puing dan reruntuhan.

Sebelumnya Zelensky memperingatkwan warga untuk mewaspadai dan hati-hati akan serangan Rusia.

"(Putin telah) Mempersiapkan serangan besar-besaran terhadap Ukraina untuk beberapa waktu. Itulah tepatnya ancaman yang kita hadapi malam ini,” kata Zelensky. dalam posting-an di X.

Setelah pemberitahuan itu, warga menyelamatkan diri dengan mendatangi stasiun bawah tanah. Sementara itu suara sirene meraung sejak pukul 20.00 waktu setempat.

Serangan Rusia itu sebagai pembalasan atas gempuran drone Ukraina yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sebulan terakhir. Serangan Ukraina itu menargetkan infrastruktur energi.

Zelensky menyebut serangan itu sebagai strategi kunci untuk memaksa Rusia mengakhiri perang.

Awal Juni lalu, serangan Rusia ke jantung Kota Kiev membakar kompleks biara, Kyiv Pechersk Lavra, yang masuk daftar Warisan Dunia UNESCO.

Topik Menarik