Spanyol Waspadai Austria di Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Tegaskan Tak Ada Ruang Kesalahan

Spanyol Waspadai Austria di Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Tegaskan Tak Ada Ruang Kesalahan

Olahraga | inews | Kamis, 2 Juli 2026 - 12:45
share

INGLEWOOD, iNews.id – Timnas Spanyol vs Austria di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan tekanan besar karena tidak ada lagi ruang untuk kesalahan di fase knockout.

Laga ini menjadi ujian penting bagi La Roja yang mulai menemukan ritme permainan setelah awal turnamen yang tidak sepenuhnya mulus.


Spanyol di Jalur Naik, Tapi Tekanan Semakin Besar

Spanyol membuka Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde, hasil yang tidak sesuai ekspektasi awal. Namun, performa mereka terus membaik dari pertandingan ke pertandingan.

Setelah itu, Spanyol bangkit dengan kemenangan meyakinkan atas Arab Saudi, lalu menutup fase grup dengan kemenangan melawan Uruguay pada Matchday 3. Tren positif ini membawa mereka melaju ke babak 32 besar menghadapi Timnas Austria di Los Angeles.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan perjalanan timnya masih terus berkembang di tengah tekanan tinggi turnamen.

“Kami terus berkembang di bawah tekanan; saya suka ketika ekspektasi tinggi diberikan kepada kami,” ujar De la Fuente, dikutip dari FIFA.com. 

“Sekarang tugas kami memenuhi ekspektasi itu karena jelas tidak ada lagi ruang untuk kesalahan. Kami harus memenangkan pertandingan berikutnya.”


Austria Jadi Ujian Fisik dan Mental Spanyol

De la Fuente menilai Austria bukan lawan yang mudah karena memiliki karakter permainan yang kuat secara fisik dan disiplin taktis tinggi.

“Disiplin, kekuatan, permainan fisik, duel udara – itu selalu menjadi ciri khas sepak bola Austria. Namun dengan Ralf Rangnick, mereka melangkah lebih jauh,” kata dia.

Dia menjelaskan Austria kini bermain lebih agresif dengan pressing tinggi dan tekanan defensif intens, didukung pemain yang cocok dengan sistem tersebut.

“Sekarang mereka menekan lebih tinggi di lapangan dan memberikan tekanan defensif yang lebih intens. Mereka punya pemain untuk itu dan bermain dengan gaya yang sangat cocok serta mereka nikmati,” lanjutnya.

Spanyol menyadari laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan bagian dari perjalanan panjang menuju target utama di turnamen ini.

De la Fuente menegaskan standar timnya tidak hanya tinggi dari luar, tetapi juga dari dalam skuad sendiri.

“Kami adalah para kompetitor, kami ingin berkembang setiap hari. Ketika menghadapi lawan yang juga top level, semuanya menjadi lebih sulit. Sangat sulit selalu tampil maksimal, tapi itulah tantangannya,” ujarnya.

Menurut dia, pertandingan dengan intensitas tinggi seperti ini justru menjadi momen terbaik untuk mengeluarkan kemampuan maksimal tim.

“Jika tantangannya besar, itu hal yang fantastis,” ucapnya.

Spanyol kini bersiap menghadapi duel yang menuntut konsistensi, ketenangan, dan efektivitas di setiap momen, karena satu kesalahan kecil bisa menentukan nasib mereka di Piala Dunia 2026.

Topik Menarik