Pesan Tegas Prabowo saat Hari Bhayangkara: Tak Ada yang Kebal Hukum, Stop Kriminalisasi

Pesan Tegas Prabowo saat Hari Bhayangkara: Tak Ada yang Kebal Hukum, Stop Kriminalisasi

Terkini | inews | Rabu, 1 Juli 2026 - 10:56
share

JAKARTA, iNews.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hukum tidak boleh dijadikan alat untuk kepentingan politik maupun kepentingan pihak yang memiliki kekuasaan dan uang. Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan secara adil tanpa pandang bulu.

Penegasan itu disampaikan Prabowo saat memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satuan Latihan (Satlat) Brimob Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

"Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas. Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang. Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik. Hukum tidak boleh digunakan untuk kepentingan satu kelompok mana pun," kata Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa Indonesia merupakan negara hukum. Karena itu, seluruh proses penegakan hukum harus dijalankan dengan menjunjung tinggi keadilan serta menghormati prinsip-prinsip hukum yang berlaku.

Menurutnya, hukum harus menjadi pelindung masyarakat, memberikan rasa aman bagi warga yang jujur, sekaligus menjadi tempat berlindung bagi kelompok yang lemah.

"Tidak boleh ada kriminalisasi. Tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang. Dan tidak boleh ada siapa pun yang kebal terhadap hukum," ujarnya.

Prabowo kembali mengingatkan bahwa kelompok masyarakat yang paling lemah harus menjadi prioritas dalam memperoleh perlindungan hukum. Selain itu, negara juga harus memastikan setiap warga yang mencari kebenaran dan keadilan mendapatkan pelayanan yang semestinya.

"Orang yang benar harus merasa aman. Orang yang bersalah harus bertanggung jawab atas perbuatannya," katanya.

Topik Menarik