Naik Pangkat Komjen, Mantan Kapolda Lampung Helmy Santika Jadi Jenderal Bintang Tiga
JAKARTA, iNews.id - Mantan Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika resmi naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal atau Komjen. Dengan kenaikan pangkat tersebut, Helmy kini menyandang status sebagai jenderal bintang tiga di lingkungan Polri.
Upacara kenaikan pangkat ke dan dalam golongan personel Polri itu dipimpin langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menaikkan pangkat empat perwira tinggi Polri menjadi jenderal bintang tiga atau Komjen. Keempat pati Polri itu yakni Komjen Mulia Hasudungan Ritonga, Komjen Gatot Tri Suryanta, Komjen Helmy Santika, dan Komjen Rudi Setiawan.
Kenaikan pangkat ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para perwira tinggi dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada institusi Polri dan masyarakat.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan, kenaikan pangkat bukan hanya penghargaan atas perjalanan karier. Menurutnya, pangkat baru juga menjadi amanah besar yang harus diwujudkan dalam peningkatan kualitas pengabdian.
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Pimpin Upacara Pemakaman Jenazah Ryamizard Ryacudu di TMP Kalibata
"Kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan atas perjalanan karier, tetapi juga amanah yang mengandung tanggung jawab lebih besar. Kami berharap seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat terus memperkuat integritas, profesionalisme, dan kepemimpinan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Isir.
Helmy Santika merupakan perwira tinggi Polri yang sejak 24 September 2025 menjabat sebagai Pati Itwasum Polri. Dia dikenal sebagai perwira yang memiliki pengalaman panjang di bidang reserse.
Helmy lahir di Jakarta pada 20 Desember 1971. Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian atau Akpol 1993 dan menjadi bagian dari Batalyon Pesat Gatra.
Sebagai perwira Polri, Helmy memiliki rekam jejak panjang dalam bidang penyelidikan dan penyidikan. Pengalamannya di bidang reserse membuatnya dikenal sebagai sosok yang matang dalam menghadapi dinamika penegakan hukum di lapangan.










