Maroko Singkirkan Belanda, Fans Yakin Atlas Lions Bisa Tembus Final Piala Dunia 2026

Maroko Singkirkan Belanda, Fans Yakin Atlas Lions Bisa Tembus Final Piala Dunia 2026

Olahraga | inews | Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11
share

RABAT, iNews.id – Timnas Maroko menyingkirkan Belanda di 32 besar Piala Dunia 2026 lewat drama adu penalti yang membuat suporter Atlas Lions meledak dalam euforia. Fans Maroko percaya kemenangan dramatis itu menjadi tanda tim nasional mereka punya peluang besar menembus final.

Maroko mengalahkan Timnas Belanda 3-2 dalam adu penalti pada babak 32 besar, Selasa (30/6/2026) pagi WIB. Laga yang digelar di Monterrey, Meksiko, itu harus ditentukan lewat tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal dan perpanjangan waktu.

Kemenangan tersebut memicu perayaan besar di Maroko. Jalanan dan kafe dipenuhi suporter yang merayakan keberhasilan Atlas Lions hingga dini hari, karena pertandingan dimulai pukul 03.00 waktu setempat.

Para pendukung yang merayakan kemenangan di jalanan ibu kota menyebut Maroko tampil tangguh dan penuh daya juang. Mereka menilai keberhasilan menyingkirkan Belanda menjadi bukti tim ini layak melangkah lebih jauh.

Duel melawan Belanda berjalan sangat sulit. Cody Gakpo lebih dulu membawa De Oranje unggul pada menit ke-72. Namun, Maroko menolak menyerah dan menyamakan skor melalui sundulan Issa Diop pada masa injury time.


Fans Maroko Mulai Bicara Final

Suporter Maroko, Mohammed Al-Haji, menyebut pertandingan melawan Belanda sangat berat. Dia mengaku para fans tidak menyangka laga akan berlanjut ke adu penalti, terutama setelah Belanda memilih pendekatan bertahan.

“Maroko punya peluang besar melaju setidaknya sampai semifinal,” ujar Al-Haji, dikutip dari Aa.com. Keyakinan itu muncul karena Atlas Lions mampu bertahan dalam tekanan dan tetap menemukan jalan untuk menang.

Pendukung lain, Rachid Al-Mubarki, juga menyebut laga melawan Belanda terasa seperti final. Menurut dia, kualitas tim Belanda membuat kemenangan Maroko semakin bernilai.

“Maroko memiliki kemampuan untuk mencapai final Piala Dunia 2026 jika mampu menjaga konsistensi di fase gugur,” tuturnya. 

Optimisme besar ini tidak muncul begitu saja. Maroko membawa ekspektasi tinggi setelah mencatat sejarah di Piala Dunia 2022 Qatar. Saat itu, mereka menjadi negara Arab dan Afrika pertama yang mencapai semifinal, lalu finis di posisi keempat.


Bounou Jadi Pahlawan, Kanada Menanti

Abdullah Fikri, salah satu suporter yang begadang untuk menyaksikan pertandingan, percaya Maroko mampu melaju sampai final. Menurut dia, kemenangan atas Belanda dalam laga sesulit itu memperbesar kepercayaan diri Atlas Lions.

Suporter lainnya, Radwan Omar, menilai Maroko tetap bisa mencapai final meski akan menghadapi ancaman dari tim kuat seperti Prancis. Dia juga menyebut laga melawan Kanada di babak 16 besar seharusnya lebih bisa dikendalikan, asalkan para pemain memaksimalkan peluang mencetak gol.

Fan muda bernama Saad Karim bahkan lebih berani. Dia percaya Maroko bisa menjadi juara dunia. Menurut dia, laga melawan Belanda memang berat, tetapi gol penyama kedudukan Issa Diop pada masa injury time mengubah arah pertandingan.

Kiper Maroko, Yassine Bounou, kembali menjadi pahlawan. Dia menepis penalti kelima Belanda yang dieksekusi Crysencio Summerville. Setelah itu, Ismael Saibari menuntaskan tugasnya sebagai penendang penentu untuk membawa Maroko ke babak 16 besar.

Kemenangan ini membuat Maroko menjaga asa besar di Piala Dunia 2026. Atlas Lions akan menghadapi Kanada pada babak 16 besar, Sabtu.

Kepercayaan diri Maroko juga didukung perkembangan peringkat dunia mereka. Pada 17 Juni 2026, FIFA mengumumkan Maroko naik ke posisi keenam dunia, ranking tertinggi dalam sejarah negara tersebut.

Kini, euforia publik Maroko semakin membesar. Mereka bukan hanya merayakan kemenangan atas Belanda, tetapi juga mulai percaya perjalanan ke final Piala Dunia 2026 bukan lagi sekadar mimpi.

Topik Menarik