Bella Hadid Idap Penyakit Lyme akibat Gigitan Kutu, Begini Kata Dokter
JAKARTA, iNews.id - Penyakit Lyme yang diidap supermodel Bella Hadid kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ramainya pembahasan itu memicu berbagai spekulasi mengenai kondisi kesehatan Bella, termasuk anggapan bahwa penyakit tersebut dapat menyebabkan depresi hingga gangguan kesehatan kronis.
Perbincangan bermula dari unggahan akun X @OkMagazineUSA yang menyebut Bella Hadid masih berjuang melawan isolasi dan depresi berat akibat penyakit Lyme serta penyakit kronis lain yang dideritanya. Unggahan tersebut juga memunculkan beragam asumsi dari warganet mengenai kondisi sang model.
Menanggapi polemik yang berkembang, dokter yang aktif membagikan edukasi kesehatan, dr Adam Prabata, memberikan penjelasan mengenai penyakit Lyme melalui media sosialnya. Dia menilai masih banyak masyarakat yang salah memahami penyakit tersebut, terutama terkait kemungkinan munculnya gejala berkepanjangan.
"Postingan mengenai Bella Hadid terkena Lyme Disease memicu perdebatan di media sosial. Salah satunya adalah mengenai apakah benar ada kondisi kronik pada Lyme disease," tulis Adam.
Cerita Cynthia Nikita Wibowo, Peraih Medali OIBO 2026 yang Bercita-cita Menjadi Dokter Gigi
Dokter Adam menjelaskan, penyakit Lyme merupakan infeksi bakteri yang ditularkan melalui gigitan kutu. Pada umumnya, penyakit ini dapat diatasi dengan pengobatan antibiotik apabila didiagnosis dan ditangani secara tepat.
"Lyme disease adalah infeksi bakteri yang ditularkan melalui gigitan kutu dan bisa diatasi dengan antibiotik," tulisnya.
Meski demikian, dia mengungkapkan sebagian pasien tetap dapat mengalami gejala yang berlangsung lama setelah infeksi berhasil diobati. Kondisi tersebut dikenal sebagai gejala berkepanjangan pasca-Lyme dan masih menjadi perhatian dalam dunia medis.
Menurut Adam, keluhan yang paling sering dialami pasien meliputi rasa lelah yang terus-menerus, nyeri di berbagai bagian tubuh, hingga penurunan kondisi mental. Hingga kini, penyebab pasti munculnya gejala tersebut masih belum diketahui secara pasti.
"Sebagian orang dengan Lyme disease dapat mengalami gejala yang berkepanjangan, antara lain kelelahan, nyeri seluruh tubuh, dan penurunan kondisi mental. Sayangnya penyebab pastinya belum diketahui," kata Adam.
Dia menegaskan kondisi yang dialami Bella Hadid bukan sesuatu yang mustahil terjadi. Meski tidak semua pasien akan mengalami gejala kronis, sebagian penderita memang dapat merasakan dampak kesehatan yang berkepanjangan setelah infeksi awal sembuh.
"Jadi yang dialami oleh Bella Hadid ini memang benar bisa terjadi kok," kata Adam.
Penjelasan tersebut sekaligus meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial. Dokter Adam mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum didukung bukti ilmiah dan tetap mengacu pada penjelasan medis dari tenaga kesehatan yang kompeten.
Penyakit Lyme sendiri lebih banyak ditemukan di wilayah yang memiliki populasi kutu pembawa bakteri penyebab infeksi. Karena itu, deteksi dini dan penanganan yang tepat menjadi kunci untuk mencegah komplikasi maupun munculnya gejala yang berkepanjangan pada sebagian pasien.










