Blusukan ke Lampung, Jokowi Terima Gelar Adat Kehormatan Baginda Pemuka Bangsa

Blusukan ke Lampung, Jokowi Terima Gelar Adat Kehormatan Baginda Pemuka Bangsa

Terkini | inews | Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:13
share

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan blusukan ke Provinsi Lampung. Dalam kunjungan tersebut, beliau menerima gelar adat kehormatan "Baginda Pemuka Bangsa" yang dianugerahkan oleh lima kerajaan adat Lampung.

Gelar adat tersebut diberikan melalui sebuah prosesi sakral yang digelar di Rumah Adat Lampung Kedatun Keagungan, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandarlampung, pada Sabtu (27/6/2026). Prosesi penganugerahan ini dihadiri langsung oleh para sultan, penyimbang adat, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam acara tersebut, Jokowi tampak mengenakan pakaian adat Lampung lengkap sebagai bagian dari rangkaian penyematan resmi.

Kedatangan Jokowi langsung disambut hangat melalui tradisi Nemui Nyimah, yang merupakan ritual penyambutan tamu kehormatan dalam kebudayaan adat Lampung. Setelah prosesi penyambutan usai, acara inti pemberian gelar adat kemudian dilaksanakan di Gedung Pusiban. Penganugerahan gelar Baginda Pemuka Bangsa ini menjadi bentuk penghormatan tertinggi dari lima kerajaan adat Lampung kepada Jokowi atas segala kontribusi serta pengabdian besarnya selama memimpin Indonesia.

Menerima kehormatan besar tersebut, Jokowi menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh masyarakat adat Lampung kepada dirinya.

"Saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yang Mulia Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23 beserta seluruh jajaran perangkat adat. Saya sangat menghargai dan sangat menghormati kebudayaan yang terus kita rawat dan pelihara bersama," kata Jokowi, Sabtu (27/6/2026).

Jokowi juga menaruh harapan besar agar kebudayaan asli Lampung serta seluruh kekayaan budaya yang ada di Nusantara bisa terus dijaga dengan baik. Ia berpesan agar nilai-nilai luhur ini dapat terus diwariskan kepada generasi penerus agar tidak tergerus di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Topik Menarik