Misteri Kematian ASN dalam Mobil Dinas di Bandara Juanda, Keluarga Ungkap Fakta Baru

Misteri Kematian ASN dalam Mobil Dinas di Bandara Juanda, Keluarga Ungkap Fakta Baru

Nasional | inews | Kamis, 25 Juni 2026 - 19:36
share

SURABAYA, iNews.id - Kasus kematian RYS, aparatur sipil negara (ASN) asal Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur yang ditemukan tewas dalam mobil dinas di area parkir Bandara Internasional Juanda, Sedati, Kabupaten Sidoarjo, masih menyisakan tanda tanya. Keluarga menduga korban telah meninggal di lokasi lain sebelum jasadnya dibawa dan ditinggalkan di lokasi penemuan mayat.

Dugaan tersebut disampaikan kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima, yang menyebut sejumlah fakta dari hasil penelusuran keluarga mengarah pada adanya kejanggalan dalam peristiwa tersebut.

Risang menjelaskan, korban terakhir kali meninggalkan rumah pada Kamis (18/6/2026) dengan alasan urusan pekerjaan. Sebelum berangkat, korban sempat berpamitan kepada keluarga dan menyebut akan kembali pada Sabtu (20/6/2026).

“Korban berangkat seperti biasa untuk bekerja. Sebelum berangkat dia berpamitan kepada keluarga dan menyampaikan ada urusan pekerjaan serta akan pulang pada hari Sabtu,” ujar Risang, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, komunikasi terakhir korban dengan keluarga masih berlangsung hingga Sabtu pagi. Bahkan pada Jumat malam, korban sempat panggilan video dengan adiknya.

Selain itu, korban juga masih berkomunikasi dengan suaminya melalui pesan singkat pada Sabtu dini hari. Namun setelah pukul 07.00 WIB, komunikasi terputus.

“Terakhir sekitar pukul 07.00 Sabtu pagi korban masih mengirim pesan kepada suaminya. Setelah itu tidak ada lagi komunikasi,” katanya.

Kecurigaan keluarga mulai muncul ketika korban tidak kunjung pulang sesuai rencana. Saat dihubungi pada Sabtu sore, seluruh nomor telepon yang biasa digunakan korban sudah tidak aktif.

“Hal tersebut bukan kebiasaan korban. Karena itu keluarga mulai curiga dan melakukan pencarian mandiri,” ujar Risang.

Keluarga baru mengetahui keberadaan korban setelah muncul pemberitaan penemuan mobil dinas di area parkir Bandara Internasional Juanda pada Rabu (24/6/2026). Setelah pengecekan, nomor polisi kendaraan tersebut diketahui cocok dengan mobil yang biasa digunakan korban.

“Awalnya keluarga berencana melapor orang hilang. Namun setelah ada informasi dari media, kami cocokkan dan ternyata kendaraan itu milik korban,” ucapnya.

Dalam penelusuran lebih lanjut, keluarga juga menemukan rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria mengemudikan mobil korban saat memasuki area parkir bandara. Pria tersebut terlihat mengenakan kaus biru, masker putih dan kacamata.

“Berdasarkan CCTV, terlihat hanya satu orang yang mengemudikan kendaraan hingga masuk ke area parkir. Tidak ada orang lain yang keluar dari mobil,” ujar Risang.

Temuan itu membuat keluarga menduga korban sudah meninggal sebelum kendaraan tiba di Bandara Juanda.

“Berdasarkan fakta yang kami kumpulkan, kami menduga korban meninggal di lokasi lain kemudian jasadnya dibawa dan ditinggalkan di bandara,” katanya.

Hingga kini, identitas pria yang terekam CCTV masih belum diketahui karena wajahnya tertutup masker. Keluarga berharap polisi dapat segera mengungkap sosok tersebut untuk memperjelas rangkaian peristiwa.

Sementara itu, hasil autopsi dari tim forensik masih belum diterima keluarga. Kondisi jenazah yang telah mengalami pembusukan lanjut juga membuat penyebab kematian belum dapat dipastikan.

“Kami masih menunggu hasil resmi autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” ucapnya.

Topik Menarik