Panas! 1 Pemain Muslim Inggris Tolak Jabat Tangan Bintang Ghana Thomas Partey

Panas! 1 Pemain Muslim Inggris Tolak Jabat Tangan Bintang Ghana Thomas Partey

Olahraga | inews | Rabu, 24 Juni 2026 - 04:41
share

BOSTON, iNews.id – Thomas Partey menjadi pusat perhatian dunia saat satu pemain Inggris menolak berjabat tangan dengannya sebelum laga Inggris kontra Ghana.

Insiden itu terjadi jelang kick-off pertandingan di Gillette Stadium. Federasi Sepak Bola Inggris memberi kebebasan kepada para pemain untuk menentukan sikap saat prosesi jabat tangan sebelum laga melawan Ghana.

Partey, yang menjabat wakil kapten Ghana, tampil sebagai starter di lini tengah. Dia sebelumnya absen pada laga pembuka karena ditolak masuk ke Kanada, sehingga baru tampil pada pertandingan di Boston.

Gelandang berusia 32 tahun itu tengah menunggu proses persidangan di London atas tujuh dakwaan pemerkosaan dan satu tuduhan pelecehan seksual. Dia sudah menyatakan tidak bersalah atas seluruh tuduhan tersebut.

Saat prosesi jabat tangan wajib sebelum pertandingan, siaran resmi tidak menampilkan momen Partey melintas di barisan pemain Inggris. Kamera televisi memilih beralih ke sudut lain lapangan.

Namun, rekaman dari penonton yang beredar luas di media sosial memperlihatkan Djed Spence sebagai satu-satunya pemain Inggris yang tidak mengulurkan tangan kepada Partey. Video tersebut langsung memicu perdebatan luas.

Jurnalis Owuraku Ampofo yang hadir langsung di stadion menulis di media sosial X, “Dari posisi saya duduk di stadion, terlihat Djed Spence mengabaikan Thomas Partey dalam jabat tangan sebelum laga.”

Laporan tersebut diperkuat jurnalis ESPN James Olley yang menulis, “Terlihat Djed Spence tidak berjabat tangan dengan Thomas Partey sebelum kick-off di sini.”

Spence, bek Inggris, mencatatkan starter pertamanya di Piala Dunia setelah tampil impresif sebagai pemain pengganti pada laga sebelumnya. Dia juga tercatat sebagai pemain Muslim pertama Inggris yang tampil di ajang Piala Dunia.

Partey saat ini bermain untuk Villarreal di Spanyol setelah meninggalkan Arsenal secara gratis pada 2025. Dia sempat dua musim bermain bersama Declan Rice di Arsenal.

Pengacara Partey, Jenny Wiltshire, menyatakan kliennya “terus menyangkal seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.” Di stadion, nama Partey sempat mendapat sorakan keras saat diumumkan dalam susunan pemain Ghana, dan cemoohan terdengar setiap kali dia menyentuh bola.

Topik Menarik