Bos Honda Team Asia Terpukau Performa Veda Ega di Moto3 Republik Ceko

Bos Honda Team Asia Terpukau Performa Veda Ega di Moto3 Republik Ceko

Olahraga | inews | Selasa, 23 Juni 2026 - 06:00
share

BRNO, iNews.id – Veda Ega Pratama mendapat pujian tinggi dari Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, setelah tampil penuh daya juang pada Moto3 Republik Ceko 2026.

Aoyama menilai Veda menunjukkan perkembangan besar sepanjang balapan di Sirkuit Brno, Republik Ceko, Minggu (21/6/2026) malam WIB. Pembalap Indonesia itu dinilai mampu merespons situasi sulit dengan performa kuat.

Veda memulai balapan dari posisi ke-20. Posisi tersebut jauh dari rencana awal karena dia semula berada di urutan kedelapan untuk start.

Namun, hukuman penalti membuat Veda harus mundur ke barisan belakang. Situasi itu menjadi ujian mental besar bagi pembalap muda Honda Team Asia tersebut.

Veda tidak menyerah setelah terkena penalti. Dia tetap tampil agresif dan mampu memperbaiki banyak posisi selama balapan berlangsung.

Aoyama menyebut penampilan Veda sebagai comeback yang sangat mengesankan. Dia juga menyoroti keberhasilan Veda mencatat lap tercepat dalam balapan.


Hiroshi Aoyama Puji Perkembangan Veda

Hiroshi Aoyama mengaku menikmati jalannya Moto3 Republik Ceko. Menurutnya, balapan berlangsung menarik karena para pembalap harus menghadapi tantangan fisik besar.

"Hari ini adalah balapan Moto3 yang sangat menarik. Balapan berlangsung selama 16 lap dalam kondisi yang sangat panas, dengan suhu lintasan yang sangat tinggi, sehingga menjadi balapan yang sangat menguras fisik bagi semua pembalap," kata Hiroshi Aoyama dalam keterangannya.

Kondisi lintasan yang panas membuat balapan semakin sulit. Para pembalap harus menjaga konsentrasi, ritme, dan fisik selama 16 lap.

Aoyama menilai Veda Ega Pratama dan Zen Mitami sama-sama memperlihatkan kemajuan positif. Keduanya disebut bertarung kuat dari awal hingga akhir lomba.

"Sejak awal hingga akhir, kedua pembalap (Veda Ega Pratama dan Zen Mitami) menunjukkan perkembangan yang baik dan bertarung dengan sangat kuat," tambahnya.

Pujian khusus kemudian diberikan kepada Veda. Aoyama melihat pembalap Indonesia itu seperti ingin menebus penalti yang membuat posisinya merosot.

"Veda melakukan comeback yang sangat mengesankan. Setelah memulai balapan dari posisi ke-20 (P20). Dia berhasil memperbaiki banyak posisi, mencatatkan lap tercepat dalam balapan, dan mampu mengejar grup terdepan, di mana ia bertarung untuk memperebutkan posisi podium," ujarnya.

Performa itu menjadi bukti Veda punya kecepatan kompetitif. Dia tidak hanya naik posisi, tetapi juga mampu menembus ritme para pembalap di barisan depan.


Honda Team Asia Dapat Sinyal Positif

Selain Veda, Aoyama juga menilai Zen Mitami sudah menunjukkan usaha maksimal. Rekan setim Veda itu menyelesaikan balapan di posisi ke-19.

Zen disebut bertarung di grup yang dekat dengan zona poin. Meski belum mendapatkan hasil terbaik, Aoyama tetap melihat progres dari pembalapnya.

"Zen juga bertarung di grup yang berada dekat dengan zona poin. Pada akhirnya, kedua pembalap finis di posisi kelima dan ke-19. Mengingat hasil kualifikasi serta fakta bahwa ini adalah pertama kalinya mereka membalap di Brno, saya pikir mereka telah melakukan pekerjaan yang sangat baik," sambungnya.

Pernyataan Aoyama menunjukkan Honda Team Asia melihat sisi lebih luas dari hasil akhir balapan. Mereka menilai proses, perkembangan, dan cara pembalap menghadapi tekanan sama pentingnya.

Bagi Veda, Moto3 Republik Ceko menjadi pengalaman penting. Dia baru pertama kali membalap di Brno, tetapi mampu menunjukkan adaptasi cepat.

Penampilan tersebut memberi sinyal positif untuk perjalanan Veda berikutnya. Mental kuat setelah penalti menjadi salah satu catatan utama dari balapan ini.

Honda Team Asia kini memiliki modal berharga dari perkembangan Veda dan Zen. Keduanya menunjukkan kerja keras di tengah kondisi lintasan panas dan balapan yang menguras fisik.

Veda Ega Pratama pun semakin mendapat perhatian setelah aksinya di Brno. Bukan hanya soal posisi akhir, tetapi cara dia bangkit dari situasi sulit menjadi alasan Hiroshi Aoyama memberikan apresiasi besar.

Topik Menarik