Messi di Mata Aimar: Pemain yang Membuat Dunia Menunggu Keajaiban

Messi di Mata Aimar: Pemain yang Membuat Dunia Menunggu Keajaiban

Olahraga | inews | Minggu, 21 Juni 2026 - 18:00
share

BUENOS AIRES, iNews.id – Lionel Messi kembali dipuji Pablo Aimar sebagai pemain yang mengubah cara orang memandang sepak bola, sosok yang membuat semua orang terbiasa menanti hal di luar nalar dari setiap sentuhannya di lapangan.

Hubungan emosional antara Pablo Aimar dan Lionel Messi sudah terjalin sejak lama. Saat Messi masih berusia 12 atau 13 tahun dan bermain di akademi Newell’s Old Boys, Aimar sudah menjadi idola besarnya.

Pada era itu, Aimar dikenal sebagai El Payaso, pemilik nomor 10 River Plate, serta bagian dari trio menyerang mematikan bersama Juan Pablo Ángel dan Javier Saviola. Gaya bermainnya meninggalkan kesan mendalam bagi Messi muda.

Karier Aimar bersama tim nasional Argentina juga sarat prestasi. Dia berperan penting membawa Argentina menjuarai FIFA U-20 World Cup pada 1997, tampil gemilang bersama Juan Roman Riquelme.

Waktu berjalan, hubungan idola dan pengagum itu berubah bentuk. Aimar dan Messi sempat berbagi ruang ganti pada FIFA World Cup dan Copa America, lalu berhadapan sebagai lawan saat Aimar memperkuat Valencia dan Messi mulai bersinar bersama Barcelona.

Kini, keduanya kembali berjalan di jalur yang sama. Aimar menjadi asisten Lionel Scaloni di tim nasional Argentina. Salah satu kebanggaan terbesarnya adalah pernah menjadi idola Messi sekaligus menyaksikan langsung perkembangannya sejak 2018.

“Messi sudah membuat kami terbiasa mengharapkan hal yang tidak terduga,” ujar Aimar, menggambarkan konsistensi luar biasa sang megabintang yang terus memecahkan rekor tanpa kehilangan kesegaran bermain.

Di usia 46 tahun, Aimar menjadi tangan kanan Scaloni, bekerja bersama Walter Samuel dan Roberto Ayala. Dia berperan sebagai jembatan alami antara staf pelatih dan pemain, berbekal pengalaman teknis serta pemahaman taktik tingkat tinggi.

“Pikiran bahwa saya pernah menjadi idola Messi membuat saya sangat bangga,” kata Aimar kepada FIFA.

“Mendengar dia mengatakan hal itu memberi kebanggaan luar biasa.”

Aimar juga menyoroti hubungan unik mereka. Dia mengagumi Messi bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai pribadi, dengan pemahaman tak terucap yang terbangun setelah bertahun-tahun berbagi lapangan dan pengalaman.

Kedatangan Scaloni membawa perubahan besar. Argentina mengakhiri penantian 28 tahun dengan menjuarai Copa America 2021, lalu terus menuai sukses. Menurut Aimar, performa Messi di laga-laga penuh tekanan sulit ditiru siapa pun.

“Setelah bertahun-tahun bersama tim nasional, semua orang merasa ini tempat yang ingin kami pertahankan. Komitmen itu terbayar dengan gelar,” ujarnya.

Aimar menegaskan atmosfer tim menjadi kunci. Menikmati perjalanan sama pentingnya dengan hasil di lapangan, karena sepak bola membentuk siapa diri mereka, bukan sekadar soal menang atau kalah.

Topik Menarik