Perempuan di Bandung Diduga Diculik dan Dianiaya Kekasih selama 3 Tahun, Wajah sampai Hancur

Perempuan di Bandung Diduga Diculik dan Dianiaya Kekasih selama 3 Tahun, Wajah sampai Hancur

Nasional | inews | Kamis, 18 Juni 2026 - 13:45
share

BANDUNG, iNews.id - Seorang perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diduga menjadi korban penculikan dan penganiayaan oleh kekasih sendiri selama kurang lebih 3 tahun. Korban saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akibat luka berat di bagian kepala dan wajah.

Korban berinisial YTT ditemukan keluarga dalam kondisi mengenaskan di sebuah kontrakan kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung, pada Rabu (10/6/2026). Penemuan itu mengejutkan keluarga setelah sebelumnya kehilangan kontak sejak tahun 2023.

Adik korban, Syahrul Ulum, mengatakan pihak keluarga terakhir kali mengetahui korban berada di Jakarta untuk bekerja dan menjalin hubungan dengan seorang pria berinisial TH (30).

“Kenal pelaku di acara konser lalu menjalani hubungan kurang lebih dari 2023,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Syahrul menjelaskan, sejak kehilangan komunikasi pada 2023, keluarga sempat melakukan pencarian dan bahkan menyebarkan informasi melalui media sosial. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Kami kaget waktu dengar kakak jadi korban penganiayaan. Kami tahu kakak kerja di Jakarta selama ini, ternyata sudah lama tidak kerja,” ucapnya.

Keluarga baru mengetahui keberadaan korban setelah mendapat informasi lokasi di sebuah kontrakan di Cinunuk, Kabupaten Bandung.

Saat ditemukan, korban disebut dalam kondisi mengenaskan dengan luka di berbagai bagian tubuh. Pihak keluarga langsung membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Waktu di rumah sakit kondisi wajah kakak saya sudah hancur. Mata sebelah kanan sudah infeksi, sebelah kiri mengecil, sudah gak bisa lihat. Di bagian atas bibir sudah gak ada. Kaki sebelah kiri bekas dibacok,” kata Syahrul.

Dia juga menyebut korban mengalami penganiayaan berulang, termasuk dipukul menggunakan helm, disundut rokok, hingga mengalami luka sayatan di bagian kening.

Pihak keluarga menduga korban selama ini disekap dan dilarang berkomunikasi dengan keluarga oleh terduga pelaku. Selama tiga tahun, korban tidak pernah bisa dihubungi hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.

“Selama di rumah sakit kondisi sudah bisa diajak komunikasi cuma kurang jelas,” ujarnya.

Kasus dugaan penculikan dan penganiayaan ini telah dilaporkan ke Polda Jabar. Saat ini polisi masih melakukan pendalaman serta pengejaran terhadap terduga pelaku berinisial TH. Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rangkaian kejadian yang diduga berlangsung sejak 2023 hingga korban ditemukan pada 2026.

Topik Menarik