Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul

Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul

Terkini | inews | Senin, 15 Juni 2026 - 07:30
share

MANILA, iNews.id - Gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,8 yang mengguncang Mindanao, Filipina, pada 8 Juni lalu telah merenggut 61 nyawa serta 40 orang lainnya hilang. Bukan hanya itu, dampak kuatnya gempa menyebabkan dasar laut terangkat hingga 2 meter.

Departemen lingkungan Filipina mengungkap, terumbu karang terangkat hingga muncul ke permukaan, membahayakan kehidupan laut.

Warga setempat pertama kali melaporkan fenomena geologi yang dikenal sebagai "pengangkatan pantai" itu 2 hari setelah gempa. Dampak dari fenomena itu,  garis pantai bertambah panjang hingga 200 meter di beberapa lokasi.

"(Pergeseran Palung Cotabato) Mengangkat sebagian garis pantai (Provinsi) Sarangani dan Davao Occidental ke atas, memperlihatkan dasar laut yang sebelumnya terendam," bunyi pernyataan Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina, dikutip Senin (15/6/2026).

Palung Cotabato, terletak hanya sekitar 50 km dari pantai selatan Mindanao, merupakan lokasi aktivitas seismik yang sering terjadi, termasuk ribuan gempa bumi kecil yang tercatat pada Januari lalu.

Seorang pejabat mengatakan belum dapat memastikan seberapa luas area yang terkena dampak mengingat ukuran area yang perlu mereka survei.

Gambar yang dirilis oleh departemen lingkungan menunjukkan hamparan besar terumbu karang yang terpapar dengan bangkai ikan serta kehidupan akuatik lainnya.

Warga awalnya melaporkan perubahan pada dasar laut karena khawatir akan keracunan dari udara yang membawa proses pembusukan kehidupan laut.

"Terumbu karang dan padang lamun yang terpapar ini mulai mati bersama organisme penghuninya seperti ikan karang, belut, kerang, dan cangkang," demikian pernyataan departemen lingkungan.

Topik Menarik