Liverpool dan MU Ancang-Ancang, Pemain Incaran Pastikan Hengkang dari AS Monaco usai Piala Dunia 2026
MONACO, iNews.id – Maghnes Akliouche terang-terangan menyatakan langkah berikutnya dalam karier profesionalnya mengarah pada kepergian dari AS Monaco setelah Piala Dunia 2026. Ini menjadi sinyal keras bagi Liverpool dan Manchester United yang memantau situasinya sejak lama.
Minat dua raksasa Inggris itu muncul di tengah dinamika bursa transfer musim panas. Manchester United bergerak agresif demi persiapan kembali ke Liga Champions, sementara Liverpool mulai memanaskan mesin setelah menyelesaikan pergantian pelatih.
Manchester United sudah mencapai kesepakatan merekrut gelandang Brasil Ederson. Klub itu juga terus menjalin komunikasi terkait kemungkinan transfer Lewis Hall dari Newcastle United serta Mateus Fernandes milik West Ham United. Aktivitas cepat itu menempatkan Setan Merah sebagai salah satu klub tersibuk di awal musim panas.
Liverpool sempat bergerak lebih senyap. Fokus klub tertuju pada kursi pelatih setelah memutus kerja sama dengan Arne Slot. Manajemen kemudian menunjuk Andoni Iraola sebagai pengganti, keputusan yang membuka ruang bagi perburuan pemain baru ke Anfield.
Salah satu nama teratas dalam radar dua klub Inggris tersebut ialah Akliouche, gelandang serang AS Monaco berusia 24 tahun. Dia mampu bermain di tengah maupun sisi sayap dan tampil produktif sepanjang musim dengan sembilan gol serta sembilan assist di semua kompetisi.
Performa itu mengantarnya masuk daftar 26 pemain final tim nasional Prancis untuk Piala Dunia di bawah arahan Didier Deschamps. Namun, di level klub, Monaco gagal mengamankan tiket Liga Champions setelah finis di posisi ketujuh Ligue 1 dan hanya berlaga di Conference League musim depan.
Hasil tersebut ikut mengguncang internal Monaco. Posisi pelatih Sebastien Pocognoli berada di ujung tanduk, dengan legenda Atletico Madrid Filipe Luis disiapkan sebagai pengganti.
Monaco harus membayar denda 25.000 euro atau sekitar Rp518,5 juta setiap laga yang ditangani Filipe Luis karena dia belum mengantongi lisensi UEFA Pro.
Akliouche Tegaskan Sikap Jelang Bursa Transfer
Masa depan Akliouche menjadi salah satu pekerjaan utama pelatih anyar Monaco. Pernyataan sang pemain kepada media Prancis Nice-Matin memperkuat spekulasi transfer yang sudah lama beredar.
Menjelang dimulainya kampanye Piala Dunia, Akliouche menjawab lugas saat ditanya apakah langkah berikutnya berarti meninggalkan Monaco setelah turnamen berakhir.
“Ya,” ujarnya dikutip dari Sport Bible.
“Namun sejujurnya, saya sangat fokus pada Piala Dunia ini. Saya tahu apa pun bisa terjadi, bahkan selama turnamen. Ini kesempatan besar untuk eksposur, tetapi saya tetap fokus pada target tim nasional.”
Dia menegaskan sikap profesional terhadap klubnya saat ini.
“Saya tidak ingin tidak menghormati klub saya dengan membicarakan bursa transfer sekarang. Ada hal lain yang perlu dipikirkan.”
Di Piala Dunia, Akliouche diprediksi bersaing ketat dengan bintang Prancis lain seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, dan Ousmane Dembele. Meski peluang tampil sejak awal terbatas, turnamen itu tetap menjadi panggung emas.
“Sudah menjadi kebanggaan bisa berada di sini,” jelas dia.
“Bagi saya, ini juga kebanggaan bisa membuat keluarga saya bangga. Bermain di kompetisi paling bergengsi bersama tim nasional Prancis adalah sebuah kebahagiaan.”
Akliouche menutup dengan pesan realistis terkait ambisi Les Bleus.
“Kami tahu banyak orang menaruh harapan besar pada tim ini. Untuk menjalani turnamen yang hebat, kami perlu tetap rendah hati dan berusaha melangkah sejauh mungkin. Tim ini diisi banyak pemain top dari klub-klub besar.”










