Arteta Pusing! Bek Idaman Arsenal Dibanderol Lebih Mahal dari Rekor Dunia

Arteta Pusing! Bek Idaman Arsenal Dibanderol Lebih Mahal dari Rekor Dunia

Olahraga | inews | Rabu, 10 Juni 2026 - 22:00
share

LONDON, iNews.id – Arsenal mendapat peringatan keras di bursa transfer musim panas saat perburuan Tino Livramento berpotensi memecahkan rekor dunia untuk posisi bek kanan.

Ambisi Arsenal menjaga laju prestasi di Inggris dan Eropa mendorong klub terus memburu tambahan kekuatan. Di bawah arahan Mikel Arteta, The Gunners ingin memperkaya kedalaman skuad demi mempertahankan konsistensi gelar dan trofi.

Fokus penguatan tidak hanya mengarah ke lini depan. Posisi bek kanan ikut masuk radar setelah musim berjalan rumit akibat cedera yang menimpa Jurrien Timber dan Ben White, situasi yang memaksa Cristhian Mosquera bermain di peran tidak ideal.

Nama Livramento mencuat sebagai target utama. Bek berusia 23 tahun itu tampil menonjol bersama Newcastle United, membuat Arsenal dan rivalnya Manchester City sama-sama terpikat.

Masalah besar muncul dari banderol harga. Newcastle membahas valuasi yang akan memecahkan rekor dunia bek kanan, melampaui transfer Achraf Hakimi ke Paris Saint-Germain senilai 58 juta pounds pada 2021, setara sekitar Rp1,39 triliun.

Angka itu menjadi tolok ukur keras bagi Arsenal dan Manchester City untuk menilai kelayakan kesepakatan. Klub-klub peminat harus menimbang nilai investasi dengan kontribusi jangka panjang sang pemain.

Kontrak Livramento di Newcastle tersisa dua tahun. Situasi ini menuntut keseimbangan dalam negosiasi, terutama saat harga tinggi dipatok untuk pemain dengan profil usia muda.

Dari sisi kualitas, Livramento dikenal tampil konsisten di Premier League dan sempat disebut “fenomenal” berkat performanya. Usia 23 tahun memberi ruang perkembangan lebih besar pada masa depan.

Namun, catatan kebugaran menjadi sorotan serius. Sepanjang musim 2025/26, dia mengalami empat cedera berbeda, termasuk masalah lutut, hamstring, dan paha. Data Transfermarkt mencatat dia absen lebih dari 30 pertandingan di semua ajang.

Dengan riwayat cedera yang sudah membuat Arsenal kerepotan musim lalu, langkah menebus Livramento dengan harga fantastis berisiko tinggi. Bursa transfer musim panas ini pun berpotensi menghadirkan dilema besar bagi The Gunners.

Topik Menarik