Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Langsung Mengular
JAKARTA, iNews.id - Pertamina resmi menaikkan harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp16.250 dari sebelumnya Rp12.300 per liter. Kenaikan ini berlaku per hari ini, Rabu (10/6/2026).
Setelah penerapan itu, antrean kendaraan di jalur pengisian BBM nonsubsidi itu terpantau relatif sepi di sejumlah SPBU. Sebaliknya, antrean Pertalite justru lebih ramai.
Berdasarkan pantauan tim iNews.id, antrean di SPBU 31.133.01 Otista di Jalan Otto Iskandar Dinata, Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur untuk jalur Pertamax terpantau tak terlalu panjang.
Dari pengamatan di pukul 09.00 hingga 09.40, antrean justru lebih panjang di jalur pengisian bahan bakar Pertalite. Hal itu khususnya di bagian pengisian khusus sepeda motor.
Bahkan, antrean Pertalite terlihat mengular mencapai batas jalan kecil yang berada di samping SPBU. Sementara, di jalur pengisian bahan bakar Pertamax sendiri hanya terlihat beberapa pengendara sepeda motor yang mengisi.
Hal serupa juga terpantau di jalur pengisian bahan bakar Pertamax khusus mobil. Hanya beberapa mobil yang terlihat mengantre untuk mengisi Pertamax.
Meski begitu, antrean jalur Pertalite maupun Pertamax tidak sampai mengular jalan raya dan menyebabkan kemacetan.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) secara resmi telah melakukan penyesuaian harga sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi pada Rabu, 10 Juni 2026. BBM nonsubsidi tersebut di antaranya adalah Pertamax dari harga 12.300 menjadi 16.250 per liter dan Pertamax Green 95 dari harga 12.900 menjadi 17.000 per liter.
Di sisi lain, harga jenis BBM nonsubsidi lainnya terpantau masih stabil. Pertamax Turbo tetap bertahan di angka Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.
Sementara, harga BBM subsidi juga terpantau tidak mengalami kenaikan. Harga Pertalite masih berada di di angka Rp10.000 per liter dan Bio Solar tetap Rp6.800 per liter.










