Dolar AS Tembus Rp18.100, Amran: Kita Dorong Ekspor, Termasuk Sawit
JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang menembus level Rp18.100 per dolar AS dapat menjadi momentum untuk meningkatkan ekspor. Ia pun mendorong agar komoditas perkebunan didorong maksimal.
Menurutnya, kondisi nilai tukar saat ini memberikan peluang bagi produk ekspor Indonesia untuk lebih kompetitif di pasar global. Karena itu, kata Amran, pemerintah akan mempercepat ekspor berbagai komoditas perkebunan, termasuk juga sawit.
"Nah, khusus perkebunan itu, kami dorong ekspor. Termasuk sawit, kita dorong," kata Amran saat dijumpai di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan pada Senin (8/6/2026).
Amran mengatakan setiap kondisi ekonomi selalu memiliki sisi positif yang bisa dimanfaatkan. Dalam situasi pelemahan Rupiah, sektor perkebunan, hortikultura, dan pangan yang berorientasi ekspor dinilai berpotensi memperoleh keuntungan lebih besar.
"Kenapa? Ini momentum yang baik. Karena setiap ada katakanlah masalah, pasti ada sisi positifnya," ungkap dia.
"Sisi positifnya perkebunan adalah seluruh perkebunan, hortikultura, pangan kita yang diekspor, itu kita dorong cepat. Sehingga petaninya untung," jelas Amran/










