Robin van Persie Dipecat Feyenoord, Lolos Liga Champions Tak Cukup!
ROTTERDAM, iNews.id – Robin van Persie resmi dipecat Feyenoord setelah 18 bulan menangani klub raksasa Belanda tersebut. Keputusan itu diambil meski dia sukses mengamankan tiket Liga Champions untuk musim depan.
Mantan penyerang Arsenal dan Manchester United tersebut kembali ke klub masa kecilnya pada Februari 2025. Saat itu, Feyenoord memberikan kepercayaan besar kepada Van Persie untuk memimpin tim utama setelah kiprahnya bersama tim kelompok usia mendapat banyak pujian.
Selama memimpin Feyenoord, pria berusia 42 tahun itu mencatatkan 30 kemenangan dan 19 kekalahan dari total 58 pertandingan. Namun, pencapaian tersebut belum cukup untuk mempertahankan posisinya sebagai pelatih kepala.
Van Persie juga gagal mempersembahkan trofi selama masa kepemimpinannya. Meski mampu membawa Feyenoord finis di posisi kedua klasemen dan lolos ke Liga Champions, manajemen klub memilih melakukan perubahan menjelang musim baru.
Direktur Teknik Feyenoord, Devy Rigaux, menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap performa tim sepanjang musim.
"Kami telah melakukan analisis internal secara menyeluruh. Kami memasukkan perkembangan permainan yang ditampilkan tim serta tren penurunan perolehan poin, baik di kompetisi Eropa maupun Eredivisie," kata Rigaux, dikutip dari Daily Mail.
Feyenoord Ingin Mulai Musim dengan Pelatih Baru
Rigaux menegaskan hasil evaluasi tersebut mengarah pada keputusan untuk memulai musim depan dengan sosok pelatih yang berbeda.
"Kesimpulannya, akan lebih baik memulai musim depan dengan pelatih kepala yang baru," ujarnya.
Meski memutuskan berpisah, manajemen tetap memberikan apresiasi atas kontribusi Van Persie selama menangani klub.
"Robin van Persie telah memberikan segalanya untuk klub selama satu setengah tahun terakhir. Dia layak mendapat penghargaan karena berhasil menutup musim yang sulit dengan finis di posisi kedua. Hasil itu memastikan tempat di Liga Champions, yang tentu sangat penting," tuturnya.
5 Pembalap Indonesia Siap Menggila pada ARRC 2026 di Sirkuit Buriram Thailand, Siapa Saja?
Van Persie sempat menjadi sorotan pada musim ini ketika memberikan kesempatan kepada mantan penyerang Timnas Inggris, Raheem Sterling, untuk menghidupkan kembali kariernya. Namun langkah tersebut tidak berjalan sesuai harapan dan gagal memberikan dampak signifikan bagi tim.
Sebelum menjadi pelatih, Van Persie dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik generasinya. Dia memperkuat Arsenal sejak 2004 dan membantu klub London tersebut meraih gelar Piala FA.
Pada 2012, dia pindah ke Manchester United dan langsung membawa Setan Merah menjuarai Liga Inggris pada musim pertamanya di Old Trafford. Kesuksesan itu semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu striker terbaik dalam sejarah sepak bola Belanda.
Setelah pemecatan ini, Van Persie diperkirakan akan mempertimbangkan berbagai pilihan karier dalam beberapa pekan ke depan. Hingga kini belum ada informasi mengenai klub atau proyek berikutnya yang akan dia ambil setelah meninggalkan Feyenoord.










