Raymond/Joaquin Bawa-Bawa Publik Istora usai Tembus Final Indonesia Open 2026

Raymond/Joaquin Bawa-Bawa Publik Istora usai Tembus Final Indonesia Open 2026

Olahraga | inews | Minggu, 7 Juni 2026 - 11:00
share

JAKARTA, iNews.id – Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memastikan tiket final Indonesia Open 2026 usai menundukkan sesama wakil Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani. Mereka menegaskan peran besar dukungan badminton lovers di Istora Senayan.

Kepastian itu diraih setelah Raymond/Joaquin menang dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-18 pada babak semifinal. Duel sesama Merah Putih tersebut berlangsung di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (6/6/2026), dan menyedot perhatian penonton hingga malam hari.

Joaquin mengaku sangat bersyukur mampu menyelesaikan laga berat tersebut tanpa kendala fisik. Dia menilai hasil maksimal ini menjaga peluang prestasi di turnamen level Super 1000 tersebut.

“Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan, masih diberi kemenangan dan tidak ada yang cedera,” ujar Joaquin usai laga.

Tak hanya soal kemenangan, Joaquin memberi sorotan khusus untuk atmosfer Istora. Dia menyampaikan apresiasi kepada badminton lovers yang bertahan hingga larut malam demi memberi dukungan langsung.

“Terima kasih buat para badminton lovers yang sudah rela nungguin kita sampai malam, sampai jam sebelas malam buat nonton kami main. Saya mengucapkan terima kasih,” tambahnya.

Raymond juga merasakan tekanan besar sepanjang pertandingan. Menghadapi Sabar/Reza, dia menilai duel berjalan sangat intens, terutama pada gim kedua saat kejar-mengejar angka terjadi.

“Tadi pertandingannya menurut saya ya luar biasalah bisa melawan Mas Reza dan A Sabar lagi. Di set kedua poinnya memang cukup ketat ya, cukup ketat sampai enam belas sama,” kata Raymond.

Dalam kondisi krusial tersebut, Raymond berusaha menjaga fokus dan keyakinan diri. Dia menilai kesempatan tampil di semifinal Indonesia Open menjadi momen penting dalam kariernya.

“Tapi saya terus yakinin diri saya kalau ini kesempatan. Kapan lagi ada kesempatan, mungkin enggak ada kedua kali. Jadi, saya terus yakinin diri sendiri kalau saya itu bisa dan puji Tuhan bisa menang,” sambungnya.

Kemenangan ini membawa Raymond/Joaquin ke partai puncak dengan kepercayaan diri tinggi. Performa solid serta dukungan publik Istora menjadi modal penting menghadapi laga penentuan gelar.

Di partai final, Raymond/Joaquin akan menantang ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Pertandingan final dijadwalkan berlangsung di Istora Senayan, Minggu (7/6/2026), dan diprediksi kembali menyedot perhatian besar badminton lovers.

Topik Menarik