Pengakuan Lengkap Pasien Campak Nonton Konser F4 di Jakarta, Dokter Murka!
JAKARTA, iNews.id - Pengguna Threads mendadak viral gegara pengakuannya menonton konser F4 di Jakarta dalam keadaan sakit campak. Cerita ini jadi sorotan utama di media sosial.
Ya, pengguna Threads dengan nama @theolawp itu dengan sadar membagikan pengalamannya menonton konser F4 saat kena campak. Walau menurutnya sudah sembuh, tapi dokter punya penilaian berbeda.
Seperti apa cerita selengkapnya kasus ini? Simak informasinya hanya di artikel ini.
Pengakuan Lengkap Pasien Campak Nonton Konser F4 di Jakarta
Mengacu pada unggahan X dokter Adam Prabata yang membagikan ulang postingan Threads @theolawp yang kini sudah dihapus, terlihat jelas kalau si netizen memang sakit campak.
Dia menjelaskan kalau campak yang dialaminya terjadi H-3 sebelum nonton konser F4 di Jakarta.
"Masih gak nyangka, kemarin bisa punya kesempatan nonton F4, karena H-3 aku kena campak dong dengan kondisi kulit sebadan kayak gini dan menular banget," ungkap si netizen, dikutip Rabu (3/6/2026).
"Sudah benar-benar pasrah, mencoba untuk menerima legowo ikhlasin saja tuh tiket angus belajar tetap bersyukur dikasih sakit begini, bukan yang lebih parah lagi," tambah si netizen.
Lalu dia menjelaskan, "Dan di saat sikap hati diuji, di situ miracle pun ada. Gua dikasih sembuh dan bisa nonton Ase sedekat ini. Makasih Tuhan. Tuhan baik banget."
Dokter Menilai Si Netizen Masih Menularkan Virus ke Orang lain
Mengetahui adanya kabar ini, dr Adam murka. Dia menilai, keputusan si netizen sangat egois. Terlebih, campak adalah penyakit yang sangat menular.
"Campak itu salah satu penyakit yang penularannya cepet banget, dengan 1 orang itu bisa menularkan ke 12-18 orang di sekitarnya," kata dr Adam.
Dokter Adam melanjutkan bahwa masa penularan campak juga lama, sejak 4 hari sebelum ruam merah muncul hingga 4 hari setelahnya.
"Yang artinya kalau memang timeline sakitnya H-3 konser seperti di postingan, orang ini nonton konser dalam kondisi masih menularkan campak. Kebayang gak tuh seberapa banyak yang dia bisa tularin," ungkap dr Adam.










