Balik ke Liga Champions, MU Siap Belanja Gelandang Elite Rp1,68 Triliun

Balik ke Liga Champions, MU Siap Belanja Gelandang Elite Rp1,68 Triliun

Olahraga | inews | Selasa, 2 Juni 2026 - 13:00
share

MANCHESTER, iNews.id – Manchester United mulai menyalakan mesin transfer besar-besaran untuk memperkuat lini tengah demi menyambut kembalinya mereka ke Liga Champions musim depan.

Manajemen Setan Merah menjadikan sektor gelandang sebagai prioritas utama bursa transfer. Hingga tiga pemain baru berpeluang direkrut, seiring kemungkinan hengkangnya Manuel Ugarte dan Casemiro dari Old Trafford dalam beberapa bulan ke depan.

Manchester United mengincar satu gelandang elite berharga mahal sebagai penerus Casemiro, ditambah dua pemain dengan banderol lebih rendah untuk merombak total kekuatan lini tengah. Strategi ini dirancang untuk menyeimbangkan kualitas dan kedalaman skuad.

Salah satu target yang hampir diamankan adalah Ederson. Klub asal Manchester tersebut berada di ambang kesepakatan dengan Atalanta dengan nilai transfer di bawah 40 juta pound atau sekitar Rp961,8 miliar untuk membawa gelandang Brasil itu ke Inggris.

Selain Ederson, nama Hayden Hackney ikut mencuat. Gelandang Middlesbrough itu disebut masuk pembahasan internal setelah didorong langsung oleh Michael Carrick dalam rapat rekrutmen klub.

Nama lain yang juga masuk radar berasal dari Championship, Shea Charles. Pemain Southampton itu pernah menimba ilmu di akademi Manchester City saat Jason Wilcox berada di sana, sebelum membawanya ke Southampton pada 2023.

Tchouameni Jadi Target Impian

Jika dua gelandang berbiaya rendah berhasil didatangkan, fokus terakhir Manchester United beralih ke perekrutan pemain kelas dunia. Klub menilai sosok tersebut krusial untuk menggantikan peran Casemiro secara jangka panjang.

Gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, muncul sebagai target impian. Pakar transfer Fabrizio Romano menyebut Manchester United menganggap Tchouameni sebagai pengganti sempurna Casemiro.

“Manchester United percaya Tchouameni bisa menjadi pemain yang ideal di lini tengah untuk menggantikan Casemiro, datang dari klub yang sama, Real Madrid. Dia memiliki mental juara, pemain top, pemain elite, pemain internasional, bisa bertahan, dan juga mencetak gol, jadi mereka sangat menyukai Tchouameni, tapi ada dua masalah,” ujar Romano.

Romano menjelaskan dua kendala utama transfer tersebut. “Yang pertama gaji, nilainya sangat besar. Yang kedua, Real Madrid terus menyampaikan, secara publik maupun privat, keinginan mereka untuk mempertahankan Aurelien Tchouameni. Untuk mewujudkan transfer ini pada musim panas, Manchester United perlu bernegosiasi soal gaji dengan pihak pemain, lalu berdiskusi langsung dengan Real Madrid terkait nilai transfer,” katanya.

Manchester United dinilai pernah membuat rekrutan sukses dan gagal sejak kedatangan Bruno Fernandes pada 2020. Namun, Tchouameni dipandang berpotensi menjadi pembelian terbaik setelah gelandang asal Portugal tersebut.

Casemiro memang memberi dampak besar, namun dia direkrut pada usia 30 tahun. Tchouameni saat ini berusia 26 tahun, usia yang dianggap ideal untuk menjadi tulang punggung jangka panjang.

Gelandang timnas Prancis tersebut sudah hampir 200 kali tampil bersama Real Madrid dan mengoleksi hampir 50 caps internasional. Rekam jejak tersebut mempertegas statusnya sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Casemiro, bersaing dengan target lain seperti Elliot Anderson dan Sandro Tonali.

Real Madrid masih berupaya mempertahankannya, namun jika Manchester United mampu menuntaskan transfer senilai 70 juta pound atau sekitar Rp1,68 triliun, langkah tersebut bakal menjadi pernyataan ambisi besar Setan Merah di bursa transfer musim panas.

Topik Menarik