Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, Polisi Temukan 13 Potongan Tubuh
JAKARTA, iNews.id - Tim gabungan menemukan 13 potongan tubuh di lokasi ledakan bom sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Biak Numfor, Papua Tengah. Ledakan ini diketahui menewaskan sedikitnya lima orang.
“Tim gabungan yang melibatkan Basarnas berhasil menemukan 13 serpihan atau potongan bagian tubuh," kata Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Potongan tubuh itu diserahkan kepada Tim Identifikasi Polda Papua dan RSUD Biak untuk diperiksa lebih lanjut.
Tim gabungan terus mencari korban lain yang belum ditemukan. Pencarian masih difokuskan di luar area yang menjadi sumber ledakan.
"Fokus pencarian saat ini dilakukan di area Ring 2, khususnya wilayah pantai dan perairan sekitar lokasi kejadian," ujar Ari.
"Sementara area Ring 1 yang diduga menjadi sumber ledakan masih belum dinyatakan aman atau steril sehingga belum dapat dilakukan pencarian secara maksimal," katanya.
Berdasarkan data terbaru, jumlah korban luka tercatat sebanyak 19 orang, dengan dua di antaranya masih menjalani perawatan di RSUD Biak. Sementara jumlah warga yang mengungsi mencapai 56 orang, terdiri atas 43 orang dewasa dan 13 balita.
Akibat peristiwa ledakan tersebut, lima orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, tiga orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Ledakan itu terjadi di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi, Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.45 WIT.










