Viral Teror Pocong Bawa Celurit Bikin Resah Warga Bangkalan, 3 Orang Ditangkap 

Viral Teror Pocong Bawa Celurit Bikin Resah Warga Bangkalan, 3 Orang Ditangkap 

Nasional | inews | Senin, 1 Juni 2026 - 17:51
share

BANGKALAN, iNews.id - Fenomena aksi seseorang beratribut pocong sambil membawa senjata tajam (sajam) membuat resah warga Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Salah satu aksi nyeleneh tersebut terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di rumah warga hingga viral di media sosial. 

Tak butuh waktu lama, pihak kepolisian bersama aparat desa setempat langsung bergerak cepat mengamankan para pelaku. Setelah diinterogasi, motif aksi menakut-nakuti tersebut ternyata hanya demi konten media sosial semata. 

Berdasarkan rekaman kamera CCTV yang beredar, peristiwa tersebut terjadi di Desa Mrandung, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. 

Dalam video tersebut, tampak seseorang mengenakan kostum pocong berjalan melompat-lompat di depan rumah warga. Namun yang membuat bergidik, sosok "pocong" tersebut juga terlihat membawa senjata tajam. 

Mengingat tindakan ini dinilai sudah sangat meresahkan dan berpotensi membahayakan keselamatan warga, polisi dan perangkat desa langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan tiga orang pemuda yang menjadi otak di balik video tersebut.

Para pelaku kemudian disidang secara adat oleh pihak desa. Mereka akhirnya mengakui perbuatannya dan menyampaikan klarifikasi serta permohonan maaf terbuka kepada masyarakat. 

"Saya sebagai pemeran utama teror pocong menyatakan bahwa video tersebut kami buat hanya untuk konten atau hiburan. Tidak pernah ada kejadian teror pocong asli di Desa Mrandung. Saya mohon maaf kepada warga sekitar, kepala desa, serta masyarakat Kabupaten Bangkalan," ujar Syaiful, pelaku pemeran pocong tersebut, Senin (1/6/2026). 

Selain di Kecamatan Klampis, isu teror serupa juga sempat menyebar luas dan memicu kekhawatiran warga di wilayah Kecamatan Kamal, Bangkalan. Dalam narasi yang beredar di medsos, disebutkan ada pocong bersenjata celurit yang mendatangi rumah-rumah warga pada malam hari. 

Namun, isu miring di wilayah Kamal tersebut langsung dibantah keras oleh pihak otoritas kecamatan setempat. 

Camat Kamal, Ainul Yaqin menegaskan bahwa setelah dilakukan penelusuran ke tingkat desa, tidak ditemukan adanya peristiwa tersebut.

Dia memastikan narasi yang beredar di wilayahnya adalah berita bohong atau hoaks yang sengaja disebar untuk mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Nggak ada itu, itu hoaks semua. Karena setiap malam kami dari pihak kecamatan bersama Muspika selalu berkoordinasi dan turun melakukan patroli di lapangan. Hasilnya nihil, tidak ada teror seperti itu. Itu cuma hoaks sengaja dibuat agar masyarakat takut keluar malam," kata Ainul Yaqin. 

Petugas mengimbau kepada masyarakat Bangkalan agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh video yang belum jelas kebenarannya, serta bijak dalam membuat konten di media sosial agar tidak berurusan dengan hukum.

Topik Menarik