Breaking News: Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, Puluhan Rumah Warga Rusak

Breaking News: Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, Puluhan Rumah Warga Rusak

Terkini | inews | Minggu, 31 Mei 2026 - 18:20
share

BIAK NUMFOR, iNews.id - Ledakan dahsyat terjadi di Biak Numfor, Papua, diduga dipicu rudal aktif peninggalan Perang Dunia II yang digergaji seorang warga di kawasan Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIT.

Detik-detik terjadinya ledakan terekam kamera CCTV di area Pelabuhan Biak. Video tersebut pun langsung viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan padat penduduk yang berada tepat di samping Kantor Dinas Perikanan. Berdasarkan informasi sementara, ledakan berasal dari rudal aktif peninggalan Perang Dunia II yang diduga sedang digergaji oleh seorang warga.

Akibat insiden tersebut, seorang warga dikabarkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Namun, hingga kini jumlah pasti korban jiwa maupun korban luka masih dalam pendataan petugas.

Kekuatan ledakan disebut sangat besar. Getaran ledakan terdengar hingga sejumlah titik di sekitar lokasi dan menimbulkan kepanikan warga yang berada di kawasan pesisir tersebut.

Dari foto serta video amatir yang beredar, diduga puluhan rumah warga mengalami kerusakan berat. Puing bangunan berserakan di lokasi, sementara beberapa bagian rumah terlihat rata dengan tanah akibat kuatnya daya ledak.

Kondisi permukiman yang saling berhimpitan membuat dampak ledakan semakin luas. Situasi tersebut diduga ikut meningkatkan risiko jatuhnya korban dalam waktu singkat.

Tak lama setelah kejadian, personel Polres Biak Numfor bersama aparat TNI langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan awal.

Petugas memasang garis polisi di sekitar area ledakan guna mensterilkan lokasi dari warga yang berkerumun. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya dari serpihan material maupun kemungkinan adanya benda berbahaya lain di sekitar lokasi.

Sementara itu, tim medis bersama aparat gabungan masih melakukan evakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap kejadian maupun jumlah pasti korban jiwa dan korban luka akibat ledakan tersebut.

Topik Menarik