Eks Polisi Terpidana Seumur Hidup Ditemukan Tewas di Sel Isolasi Lapas Palangka Raya

Eks Polisi Terpidana Seumur Hidup Ditemukan Tewas di Sel Isolasi Lapas Palangka Raya

Nasional | inews | Minggu, 31 Mei 2026 - 17:40
share

PALANGKA RAYA, iNews.id - Anton Kurniawan, mantan anggota Polri yang menjadi terpidana penjara seumur hidup, ditemukan tewas di dalam ruang sel isolasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya, Kalimantan Tengah. 

Sebelumnya, narapidana kasus penembakan sopir mobil ekspedisi ini sempat menjadi sorotan publik setelah aksinya yang gagal saat mencoba melarikan diri dari lapas pada pekan lalu. 

Pantauan di lokasi, jenazah Anton Kurniawan langsung dibawa ke Ruang Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk menjalani proses visum dan autopsi pada Minggu (31/5/2026) siang.

Kronologi Penemuan Jasad Korban
Mantan anggota polisi berpangkat Brigadir yang divonis seumur hidup atas kasus pembunuhan berencana pada tahun 2024 lalu itu, ditemukan sudah tidak bernyawa pada Sabtu (30/5/2026) malam. 

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Dirjenpas) Kalimantan Tengah, I Putu Mardiana, membeberkan kronologi penemuan jasad korban. Menurutnya, petugas lapas selalu melakukan pengontrolan rutin secara berkala di area sel isolasi. 

"Petugas kami melakukan pengontrolan rutin setiap jam. Pada pukul 20.30 WIB, korban dipantau masih dalam kondisi aman di dalam selnya," ujar I Putu Mardiana, Minggu (31/5/2026). 

Namun, kecurigaan petugas muncul saat pengecekan kembali dilakukan pada pukul 23.35 WIB. Saat petugas memanggil namanya, korban sama sekali tidak memberikan respons. 

"Setelah pintu sel dibuka dan dilakukan pemeriksaan, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan kepala menghadap ke lantai dan kondisi tubuhnya sudah lemas," katanya. 

Pihak Lapas Palangkaraya kemudian langsung berkoordinasi dengan Polsek Bukit Batu dan Polrestasta Palangka Raya. Sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, jasad korban dievakuasi ke RS Bhayangkara. 

Kematian mantan polisi ini sempat memicu pertanyaan lantaran terjadi tidak lama setelah dirinya gagal membobol lapas. Diketahui pada tanggal 23 Mei 2026, Anton sempat berupaya kabur namun digagalkan petugas, hingga akhirnya ia dijebloskan ke sel isolasi sebagai sanksi disiplin. 

Kendati demikian, dari hasil otopsi sementara tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fatal. Korban diduga kuat meninggal dunia akibat gangguan kesehatan mendadak.

"Hasil sementara otopsi diduga warga binaan tersebut meninggal dunia akibat mengalami gagal jantung. Namun, terkait laporan yang lebih spesifik lagi, tim medis masih akan melakukan uji laboratorium," tutur I Putu Mardiana. 

Setelah seluruh proses autopsi selesai, jenazah Anton Kurniawan langsung diserahkan kepada pihak keluarga yang berada di Palangkaraya dan dibawa ke rumah duka di Jalan Pasir Panjang. Rencananya, pada Senin (1/6/2026) besok, jenazah akan diterbangkan ke Wonosobo, Jawa Tengah, untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Topik Menarik