Mathew Baker Jadi Proyek Khusus John Herdman, Disiapkan Ikuti Jejak Bintang Juventus
JAKARTA, iNews.id – Mathew Baker mendapat perhatian khusus dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Pemain berusia 17 tahun itu diproyeksikan mengikuti jejak sukses bintang Juventus, Jonathan David, yang pernah ditangani langsung oleh Herdman saat masih sangat muda.
Mathew menjadi salah satu nama yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia untuk persiapan menghadapi Piala AFF 2026. Bek muda Melbourne City tersebut bahkan tercatat sebagai pemain termuda dalam skuad yang dipanggil kali ini.
Selain Mathew, Herdman juga memberikan kesempatan kepada Alfharezzi Buffon untuk merasakan atmosfer tim senior. Namun, pemanggilan dua pemain muda tersebut ternyata menjadi bagian dari strategi yang sudah disiapkan sejak awal.
Herdman menegaskan keputusan memanggil Mathew bukan sekadar memberikan pengalaman tambahan. Dia memiliki program akselerasi khusus untuk pemain-pemain muda yang dinilai memiliki potensi berkembang ke level yang lebih tinggi.
Menurut Herdman, pemain dengan bakat besar harus mendapatkan kesempatan lebih cepat agar proses perkembangan kariernya berjalan maksimal. Pendekatan itu pernah dia lakukan saat menangani Timnas Kanada.
"Ya, Mathew Baker adalah pemain muda yang sangat menjanjikan. Salah satu bagian dari strategi kami adalah strategi akselerasi," kata Herdman kepada awak media, termasuk iNews di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (30/5/2026).
"Dari pengalaman saya, ketika melihat pemain dengan potensi seperti itu, penting untuk mempercepat perkembangan kariernya," lanjutnya.
Herdman Ungkit Kisah Jonathan David
Herdman kemudian mengungkapkan pengalaman saat memberi kesempatan kepada Jonathan David ketika masih berusia 17 tahun. Saat itu, sang pemain masih berada di akademi klub Belgia, KAA Gent.
Meski masih sangat muda, Herdman tetap memberinya tempat di tim nasional senior Kanada. Keputusan tersebut sempat mengundang perhatian karena David harus bersaing dengan pemain yang lebih berpengalaman.
Namun, langkah itu terbukti tepat. Jonathan David tampil gemilang di ajang Gold Cup dan sukses meraih penghargaan pemain terbaik sekaligus pencetak gol terbanyak turnamen.
"Kami mempercepat perkembangan kariernya dengan memberikan kesempatan bermain, meskipun ada pemain yang lebih senior. Setelah itu, kini dia bermain di Prancis di level tertinggi," jelas Herdman.
Karier David kemudian terus berkembang setelah direkrut LOSC Lille pada 2020. Penyerang Kanada tersebut selanjutnya bergabung dengan Juventus dan menjadi salah satu pemain penting di lini depan klub raksasa Italia itu.
Herdman melihat peluang serupa dimiliki Mathew Baker. Apalagi pemain kelahiran 13 Mei 2009 itu sudah berhasil menembus tim utama Melbourne City di kompetisi A-League Australia.
Menurut dia, peluang pemain muda dari kompetisi seperti A-League untuk menarik perhatian klub-klub Eropa tidak berlangsung lama. Karena itu, panggung internasional menjadi jalur penting untuk mempercepat perkembangan mereka.
"Karena kesempatan bagi seorang pemain untuk berpindah dari kompetisi seperti A-League menuju liga Tier 1 atau Tier 2 di Eropa sangatlah singkat. Jika seorang pemain mendapat kesempatan di level internasional, dia akan lebih mudah dilihat dan perkembangan kariernya bisa meningkat lebih cepat," ujarnya.
"Saya percaya cara seperti ini dapat membantu pemain muda kita, termasuk Buffon dan Mathew Baker, untuk mendapat eksposur bersama tim nasional sehingga mereka bisa naik ke level berikutnya lebih cepat apabila memang memiliki kemampuan yang dibutuhkan," pungkasnya.










