Iran akan Tembak Kapal Perang AS jika Bikin Ulah di Selat Hormuz
TEHERAN, iNews.id - Iran memperingatkan seluruh kapal perang asing, termasuk Amerika Serikat, yang membuat ulah di Selat Hormuz akan menjadi sasaran tembak. Pernyataan tersebut membantah Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth yang mengeklaim AS mengendalikan Selat Hormuz.
Markas Besar Khatam Al Anbiya, komando militer gabungan tertinggi Iran yang mengoordinasikan operasi angkatan bersenjata dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), menyatakan ancaman itu berlaku bagi kapal perang yang mengganggu pengelolaan Selat Hormuz atau mengganggu lalu lintas di jalur perairan strategis tersebut.
“Setiap upaya kapal militer untuk mengganggu pengelolaan Selat Hormuz atau mengganggu navigasi akan menjadi sasaran angkatan bersenjata Republik Islam Iran,” bunyi pernyataan, seperti dilaporkan kantor berita IRIB, dikutip Minggu (31/5/2026).
Ditegaskan, pengelolaan Selat Hormuz berada dalam wewenang penuh angkatan bersenjata Republik Islam Iran.
Momen Haru Yenny Wahid di Women’s Inspiration Awards 2026, Suarakan Perjuangan Kaum Perempuan!
Selain itu kapal-kapal komersial, temasuk kargo dan tanker minyak, juga harus mendapat izin Angkatan Laut IRGC serta harus melintasi rute yang telah ditentukan.
Pernyataan tersebut memperingatkan, setiap pelanggaran aturan bisa membahayakan keamanan kapal secara serius.
Sebelumnya, Menhan AS Pete Hegseth menolak pernyataan Iran soal pemegang kendali Selat Hormuz.
“Mereka ingin mengendalikan selat tersebut, tetapi kamilah yang mengendalikannya.” ujar Hegseth.
Dia juga mengeklaim, perkembangan di balik layar dan jalannya negosiasi menunjukkan bahwa AS tetap mengendalikan jalur perairan penting tersebut.









