Transfer Ban FIFA Hantam Persib, Manajemen Bongkar Fakta Sebenarnya
BANDUNG, iNews.id – Transfer ban FIFA yang menimpa Persib Bandung akhirnya dijelaskan secara terbuka oleh manajemen klub untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah publik dan Bobotoh.
Manajemen Persib Bandung menegaskan status larangan registrasi pemain baru tersebut bersumber dari satu perkara spesifik terkait penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain, Daisuke Sato, pada 2023.
Perkara tersebut berlanjut ke proses arbitrase di Court of Arbitration for Sport. Dalam putusan akhirnya, CAS justru menurunkan nilai kompensasi dibandingkan tuntutan awal yang diajukan kepada Persib.
Manajemen menekankan sengketa ini tidak berkaitan dengan penunggakan gaji maupun pengabaian hak pemain. Kasus tersebut murni konflik kontraktual yang telah ditempuh melalui mekanisme hukum resmi dalam sepak bola internasional.
Sebagai klub profesional, Persib menyatakan sikap patuh terhadap setiap keputusan berkekuatan hukum. Saat ini, klub sedang menuntaskan kewajiban sesuai amar putusan dan menjalankan seluruh prosedur yang dipersyaratkan oleh FIFA.
Manajemen memastikan setelah kewajiban tersebut dipenuhi dan diverifikasi FIFA, status transfer ban akan dicabut. Persib kembali bisa melakukan registrasi pemain baru sesuai regulasi yang berlaku.
Persib juga menegaskan situasi ini tidak mengganggu stabilitas operasional klub. Seluruh agenda persiapan tim, aktivitas rekrutmen, pengelolaan organisasi, hingga program pengembangan jangka panjang tetap berjalan sesuai rencana strategis.
Dalam konteks sepak bola profesional global, sengketa kontraktual dan sanksi administratif bukan hal asing. Klub-klub besar seperti Chelsea FC, FC Barcelona, Real Madrid CF, hingga Atletico Madrid pernah mengalami dinamika serupa.
Situasi tersebut terbukti tidak menghambat klub-klub itu untuk tetap beroperasi secara profesional dan menyelesaikan persoalan melalui jalur regulasi yang tersedia.
Persib memilih mengambil sikap yang sama, bertanggung jawab, transparan, serta patuh terhadap seluruh ketentuan yang berlaku demi menjaga kredibilitas klub.
Manajemen berkomitmen menyelesaikan seluruh proses dengan baik sambil memastikan kepentingan klub, pemain, serta keberlanjutan organisasi tetap terjaga.
Di akhir pernyataan, Persib menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan Bobotoh, mitra, serta seluruh masyarakat sepak bola Indonesia yang terus menjadi energi bagi klub untuk melangkah maju.










