Mauricio Souza Resmi Tinggalkan Persija usai Gagal Juara Super League

Mauricio Souza Resmi Tinggalkan Persija usai Gagal Juara Super League

Olahraga | inews | Selasa, 26 Mei 2026 - 22:40
share

JAKARTA, iNews.id – Persija Jakarta resmi tidak melanjutkan kerja sama dengan Mauricio Souza setelah target juara Super League 2025/2026 gagal tercapai. Keputusan ini menutup kebersamaan pelatih asal Brasil tersebut dengan Macan Kemayoran meski mencatatkan sejumlah rekor penting.

Kontrak Persija Jakarta dan Mauricio Souza berakhir seiring rampungnya musim 2025/2026. Sejak awal, manajemen menargetkan gelar juara Super League, namun Persija hanya finis di posisi ketiga klasemen akhir.

Hasil tersebut membuat manajemen memilih tidak melanjutkan kontrak sang pelatih. Persija menilai kesepakatan awal tidak terpenuhi meski performa tim menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang musim.

Di bawah kendali Mauricio, Persija mencatatkan torehan poin tertinggi klub dalam satu dekade terakhir sejak Liga Indonesia kembali memakai format satu wilayah. Persija mengumpulkan 71 poin hasil 22 kemenangan, lima kali imbang, dan tujuh kekalahan, catatan statistik yang tetap menjadi sorotan positif.

Manajemen tetap memberi apresiasi terhadap kontribusi Mauricio. Dedikasi, kerja keras, serta gagasan sepak bola yang dia bawa dianggap memberi karakter kuat pada permainan Persija sepanjang Super League 2025/2026.

Manajemen Bergerak Cari Pengganti

Persija juga mengakhiri kerja sama dengan seluruh tim kepelatihan Mauricio. Mereka adalah Italo Bartole Resende sebagai asisten pelatih, Vitor Branco da Cruz selaku pelatih fisik, Gerson Rodrigues Rios sebagai pelatih kiper, Caio Araujo selaku analis, serta Claudio Luzardi sebagai interpreter.

“Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan," kata Direktur Persija, Mohamad Prapanca, dalam keterangannya.

“Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya,” tambahnya.

Prapanca menegaskan manajemen tidak ingin berlama-lama tanpa pelatih kepala. Dia mengonfirmasi proses penjajakan dengan sejumlah kandidat sudah berjalan, meski belum bersedia membeberkan identitasnya ke publik.

“Sebagai penggantinya, kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027,” tuturnya.

Keputusan ini menandai awal fase baru bagi Persija. Target juara musim depan menjadi harga mati, seiring ekspektasi tinggi publik Jakarta yang menanti kembalinya Macan Kemayoran ke singgasana tertinggi sepak bola nasional.

Topik Menarik