Heboh Pocong Bawa Celurit di Probolinggo, Kabur saat Dikepung Warga
PROBOLINGGO, iNews.id – Warga Kota Probolinggo, Jawa Timur, dihebohkan dengan penampakan sesosok pocong jadi-jadian di dekat area pemakaman. Warga semakin dibuat geram karena kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit di tangannya.
Aksi pocong jadi-jadian yang terekam kamera dan viral di media sosial ini diduga kuat merupakan modus operandi pelaku kejahatan jalanan yang sengaja menyamar untuk menakut-nakuti korbannya.
Peristiwa itu terjadi di Gang Tajungan, Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo pada Selasa (26/5/2026) dini hari. Sosok putih tersebut awalnya terlihat berdiri tegak di kegelapan tidak jauh dari kompleks pemakaman umum setempat.
Kecurigaan warga mulai mencuat saat melihat gelagat pocong tersebut yang tampak memegang sebilah celurit. Tak hanya itu, dari kejauhan terlihat ada dua orang pria misterius yang bersiap di atas sepeda motor, diduga kuat sebagai komplotan dari si pocong jadi-jadian tersebut.
Menyadari adanya ancaman kriminalitas, warga setempat tidak lantas lari ketakutan. Sebaliknya, warga secara kompak langsung meneriaki dan berhamburan mengejar sosok tersebut. Melihat massa yang datang berkumpul, nyali sang pocong langsung ciut. Ia lari tunggang langgang mengemas kain kafannya dan langsung kabur berboncengan tiga (cengtri) bersama dua temannya menggunakan sepeda motor.
Ketua RT setempat, Saturi, membenarkan adanya insiden teror yang sempat membuat lingkungan sekitar gempar tersebut. Hal senada juga dikeluhkan oleh Suleha, salah seorang warga yang mengaku sangat khawatir dengan keamanan anak-anak dan remaja di wilayahnya.
"Masyarakat di sini resah karena jalan tembusan tempat munculnya pocong itu merupakan akses utama yang sering dilewati warga, baik siang maupun malam hari. Untung warga kompak mengejar, ternyata mereka komplotan penjahat," ujar warga setempat.
Merespons keresahan publik, Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah memonitor video viral tersebut. Petugas satuan reserse kriminal kini tengah melakukan penyelidikan di lapangan, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar rute pelarian pelaku guna mengidentifikasi identitas komplotan bermotor tersebut.
Polisi juga mengapresiasi keberanian warga yang tidak mudah terkecoh oleh modus takhayul yang digunakan pelaku kriminal. Kendati demikian, polisi meminta masyarakat tetap berhati-hati dan segera melapor jika melihat pergerakan yang mencurigakan.
Pasca-insiden horor fiktif tersebut, warga Gang Tajungan kini sepakat untuk memperketat dan meningkatkan kembali kegiatan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) atau ronda malam. Warga berharap pihak kepolisian dapat segera membekuk para pelaku teror pocong bersenjata tajam ini agar situasi kamtibmas di Kelurahan Mayangan kembali kondusif.










