Raja Ampat Geger! Mayat Pria Berjaket Pelampung Diduga WNA Ditemukan Mengapung di Pantai

Raja Ampat Geger! Mayat Pria Berjaket Pelampung Diduga WNA Ditemukan Mengapung di Pantai

Nasional | inews | Selasa, 26 Mei 2026 - 17:18
share

RAJA AMPAT, iNews.id - Warga Kampung Waipun, Distrik Waigeo Timur, Raja Ampat, Papua Barat Daya, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang terdampar di bibir pantai, Selasa (26/5/2026). Korban ditemukan mengenakan life jacket dan diduga merupakan warga negara asing (WNA).

Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui warga setempat pada pagi hari. Kondisi jenazah sudah membengkak saat ditemukan mengapung di perairan pantai kampung.

Warga kemudian melaporkan penemuan itu kepada polisi. Tak lama berselang, tim gabungan dari Polres Raja Ampat, Basarnas, Inafis, dan Pos TNI AL langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Wakapolres Raja Ampat AKP Muhadi mengatakan korban ditemukan di wilayah Kampung Waipun, kampung persiapan di Distrik Waigeo Timur.

“Kronologis singkat hari ini masyarakat dari kampung Waipung (kampung persiapan) dari Distrik waigeo timur pecahan dari kampung yesner telah di temukan mayat yang tidak di kenal terhampar di perairan pantai kampung tersebut,” kata Muhadi dikutip dari iNews Sorong Raya.

Menurut polisi, korban diduga telah hanyut di laut selama beberapa hari sebelum akhirnya terdampar di kawasan pantai.

Kapolres Raja Ampat AKBP James P. Tegai memimpin langsung proses evakuasi bersama tim SAR gabungan. “Dari laporan Masyarakat tersebut, Tim SAR gabungan , Polres termasuk team inafis , SAR dan posAL yang dipimpin Kapolres sdh melakukan upaya evakuasi dan saat ini korban d RSUD guna dilaksanakan VER  autopsi,”ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Raja Ampat Iptu Arantaun menyebut, polisi langsung berkoordinasi dengan Basarnas usai menerima laporan warga.

“Setelah mendapat informasi dari warga, kami langsung berkoordinasi dengan Basarnas dan bersama-sama turun ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi korban ke Waisai,” ujar Iptu Arantaun.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Raja Ampat untuk menjalani visum dan autopsi. Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui.

“Korban telah dibawa ke RSUD Raja Ampat, namun identitas korban belum diketahui dan masih dalam tahap penyelidikan,” ucapnya.

Proses evakuasi sempat terkendala cuaca yang berubah-ubah di kawasan perairan Raja Ampat. Meski demikian, tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi korban ke Waisai.

Polisi kini masih menyelidiki identitas korban, asal negara, hingga penyebab kematian. Aparat juga membuka kemungkinan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi dan kedutaan besar apabila korban dipastikan merupakan warga negara asing.

Penemuan jenazah tersebut sempat menjadi perhatian warga setelah video proses evakuasi beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, warga tampak berusaha mengamankan jenazah sambil menunggu petugas tiba di lokasi.

Topik Menarik