Gen Z dan Milenial Jadi Pengguna Internet Terbesar di Indonesia

Gen Z dan Milenial Jadi Pengguna Internet Terbesar di Indonesia

Teknologi | inews | Rabu, 20 Mei 2026 - 09:46
share

JAKARTA, iNews.id - Kelompok generasi muda masih mendominasi penggunaan internet di Indonesia pada 2026. Berdasarkan survei APJII, tingkat penetrasi internet tertinggi berada pada kelompok Milenial dan Gen Z.

Ketua Umum APJII, Muhammad Arif mengatakan penetrasi internet pada kelompok Milenial mencapai 90,34 persen. Sementara Gen Z berada di angka 89,02 persen.

Dari hasil survei yang dirilis, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2026 mencapai 81,72 persen atau setara dengan 235.261.078 jiwa dari total populasi Indonesia sebanyak 287.303.234 jiwa.

Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 80,66 persen. Kondisi ini menunjukkan internet telah menjadi kebutuhan utama masyarakat di berbagai sektor kehidupan.

“Internet saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, tetapi telah menjadi bagian dari aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik masyarakat Indonesia. Hasil survei ini menunjukkan bahwa transformasi digital nasional terus berkembang dan perlu didukung dengan pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan literasi digital masyarakat,” ujar Arif.

Data tersebut menunjukkan generasi muda menjadi kelompok paling aktif dalam memanfaatkan teknologi digital di Indonesia.

Dari sisi gender, penetrasi internet pada laki-laki tercatat sebesar 83,95 persen dengan kontribusi pengguna sebesar 50,03 persen. Sedangkan perempuan memiliki penetrasi sebesar 79,79 persen dengan kontribusi sebesar 49,97 persen.

Arif menilai kesenjangan gender dalam akses internet di Indonesia semakin kecil. Dia berharap hasil survei tersebut dapat menjadi referensi strategis bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Internet saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, tetapi telah menjadi bagian dari aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik masyarakat Indonesia,” katanya.

Dia berharap hasil survei ini dapat digunakan untuk merumuskan kebijakan dan strategi pengembangan ekosistem digital nasional yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Topik Menarik