Bertambah, Total 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel

Bertambah, Total 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel

Berita Utama | inews | Rabu, 20 Mei 2026 - 09:18
share

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengonfirmasi ada sembilan warga negara Indonesia (WNI) dalam misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina, yang ditangkap pasukan Israel. Sembilan WNI tersebut tengah mengikuti misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina lewat Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.

"Betul, berdasarkan informasi terkini pukul 07.13 WIB, sembilan WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0, dilaporkan telah ditangkap Israel," kata Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu, Heni Hamidah kepada iNews.id, Rabu (20/5/2026). 

Heni memastikan, Kemlu bersama Perwakilan Republik Indonesia terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat dan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelindungan sembilan WNI tersebut. 

"Seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan terus dimaksimalkan guna memastikan pelindungan penuh bagi para WNI dan mereka dapat kembali dengan selamat," katanya.

Indonesia pun mendesak pemerintah Israel segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan Internasional yang ditahan.

Berikut sembilan WNI yang diculik tentara Israel berdasarkan laporan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI):

1. Herman Budianto Sudarsono (GPCI-Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro

2. Ronggo Wirasanu (GPCI-Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro

3. Andi Angga Prasadewa - (GPCI-Rumah Zakat) Kapal Josef

4. Asad Aras Muhammad - (GPCI-Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1

5. Hendro Prasetyo (GPCI-SMART 171) Kapal Kasr-1

6. ⁠Bambang Noroyono (Republika) Kapal BoraLize

7. ⁠Thoudy Badai Rifan Billah (Republika) Kapal Ozgurluk

8. ⁠Andre Prasetyo Nugroho (Tempo) Kapal Ozgurluk

9. Rahendro herubowo (Tim Media GPCI) Kapal Ozgurluk

Topik Menarik